Hubungan Antara MBTI dan Temperamen Waldorf Pt. 1

Hubungan Antara MBTI dan Temperamen Waldorf Pt. 1

Kemarin, sesudah sedikit membahas kepribadian dengan Babah Bubi, aku semacam mendapat ide, dan penasaran… Apakah MBTI dan Temperamen Waldorf berhubungan?

Untuk yang belum tahu apa itu temperamen waldorf… -Karena tentunya, semua orang yang tahu tentang temperamen waldorf akan mengetahui MBTI itu apa-. Temperamen termasuk salah satu teori psikologi dan filsafat paling mendasar, dan diciptakan oleh Galen. Dahulu kala, Galen menyatakan bahwa temperamen adalah sumber penyakit, serta kepribadian.

Ada 4 temperamen, dan karena kita menggunakan Waldorf sebagai patokan, seseorang dapat memiliki 2, atau kadang 3 temperamen berbeda, selama temperamen tersebut bukanlah temperamen yang merupakan kebalikan dari temperamen milikmu.

4 Temperamen adalah, Choleric, Sanguine, Phlegmatic, dan Melancholic. Seorang yang dominan Choleric tidak mungkin menjadi setengah Phlegmatic, dan juga seorang yang dominan Melancholic, takkan memiliki kepribadian Sanguine. Begitu pula, sebaliknya.

Meski ada sedikit mistisisme yang tidak dapat aku masukkan ke dalam artikel ini (artikel ini sebuah artikel ilmiah), dapat dipastikan bahwa temperamen Waldorf ini ada, dan bisa dinyatakan sebagai benar. Disaat yang sama, kepribadian MBTI dapat dibuktikan dengan benar, dan memang takkan kudebat bahwa kepribadian MBTI cukup benar (kasus lain untuk akurasi dari tes MBTI, ada juga artikel mengenai itu… klik disini saja…), tetapi, apakah terkadang temperamen milik kita berkontradiksi dengan MBTI, atau justru, temperamen milik kita makin diperkuat oleh hasil tes MBTI?

Mari baca artikel ini!

Kompas MBTI

Sebelum masuk, kita akan masukkan kompas MBTI di awal artikel sebagai pembanding.

Introvert vs Extrovert
Observant vs Intuitive
Thinking vs Feeling
Judging vs Perceiving

Sekali lagi, silahkan klik artikel ini untuk informasi lengkap…

Apakah Ujian Kepribadian Dapat Diandalkan? Pt. 1

Keempat Temperamen

Berikut ini adalah keempat temperamen Waldorf, jika sudah mengetahui dan/atau tidak ingin mengetahui interpretasiku atas keempat temperamen ini, tetaplah baca, akan ada sedikit perbandingan dengan versi MBTI dari sebuah temperamen.

Choleric

🙂

Maafkan aku Bubi… (Ibuku seorang Choleric berat, jadi… ya begitulah)

Interpretasi Galen

Dahulu kala Choleric terjadi ketika seseorang minum terlalu banyak. Jika mereka kurang minum, mereka akan terkena penyakit Cholera. Oleh karena itu, pada era Yunani, orang-orang percaya bahwa untuk menyembuhkan Cholera, yang dilakukan cukup sederhana, yaitu untuk minum sebanyak mungkin.

Choleric sendiri, pada zaman Yunani digunakan Galen untuk orang-orang ambisius dan berapi-api, seperti Jendral dan Kaisar Romawi yang mengatur kekaisaran amat megah tersebut.

Waldorf Choleric

Seorang Choleric adalah seseorang yang amat-amat-amat kompetitif, dan biasanya sedikit insecure. Pada dasarnya, seorang Choleric juga akan memberikan effort maksimal untuk melakukan sesuatu dan mereka paling senang jika diberi kesempatan untuk memimpin.

Choleric pada dasarnya sangat cocok untuk dijadikan pemimpin, ambisi dan semangat berkompetisi yang mereka punya tidak mampu diganti oleh orang lain, dan mereka mampu melakukan manajemen, serta mengatur hal-hal dengan efisien.

Ide-ide yang mereka miliki juga biasanya jarang dimiliki orang lain.

Sayangnya, seorang Choleric ini memiliki niatan dan keinginan untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu karena sebenarnya ia tidak ingin melakukan tindakan tersebut. Kecuali suatu pekerjaan dianggap sebagai tantangan, maka kecil kemungkinan seorang Choleric akan melakukan sesuatu.

Selain itu, seorang Choleric juga sangat agressif ketika ingin melakukan atau mengerjakan sesuatu, keagresifan si Choleric ini cenderung berbahaya, dan terkadang, seorang Choleric bisa saja rela melakukan apapun untuk mencapai tujuannya.

Choleric MBTI

Sejujurnya, kurasa dari kompas MBTI, Choleric seseorang cenderung untuk masuk ke Intuitive, serta Judging.

Karena temperamen Choleric cukup cepat saat melakukan sesuatu, ia akan melakukan sesuatu berdasarkan Intuisi kebanding dengan memerhatikan baru melakukan, proses berpikir seorang Choleric akan berdasarkan insting, kebanding pengalaman.

Selain itu, tentunya, agresifnya tindakan seorang Choleric amat Judge-y. Amat cocok menurutku.

Untuk terakhir, kurasa Choleric juga menambahkan sedikit saja Thinking, karena ia akan berpikir dan memastikan suatu tugas terlaksana. Mana ada pemimpin yang tidak berpikir? Haha

Sanguine

Berputar berdasarkan Kompas Waldorf ke arah jarum jam, Sanguine!

Interpretasi Galen

Sanguine, ah… Sebenarnya, Sanguine ini berhubungan dengan darah dan tekanan darah seseorang.

Seorang Sanguine biasanya menjadi seperti itu ketika darah miliknya “terlalu” banyak, dan juga mengalir melewati tubuhnya dengan santai.

Galen dulu menghubungkan Sanguine dengan para aktor teater. Mereka mampu melakukan sesuatu dengan senang, mereka tidak peduli pada apa-apa, dan mereka sangat-sangat sosial.

Pada zaman Yunani, ada sebuah penyakit bernama Sanguinas, itu terjadi ketika kita kekurangan darah, dan darah kita mengalir terlalu lambat. Untuk menyembuhkan penyakit itu, biasanya seorang “dokter” memberikan darah hewan untuk diminum.

Menjijikan.

Waldorf Sanguine

Sanguine pada dasarnya, merupakan Life of the Party.

Mereka orang yang senang menghibur dan juga senang berada di banyak teman-teman lainnya. Mereka sering bercanda, mereka juga cukup karismatik.

Selain itu, biasanya, seorang Sanguine juga amat sangat percaya diri atas diri mereka sendiri, mereka juga merasa yakin bahwa takkan ada hal buruk atau hal negatif yang terjadi.

Tanpa seorang Sanguine dalam lingkaran sosial akan membuat suatu hari yang amat-amat membosankan.

Kurangnya, terkadang mereka terlalu bahagia, sehingga mereka sebenarnya tidak terlalu peduli dengan kenyataan. Kurangnya kepedulian ini bisa membuat mereka berujung ke mereka melakukan sesuatu sebelum beres, atau bahkan mereka lupa apa yang akan mereka kerjakan.

Seorang Sanguine juga biasanya cenderung tidak punya malu, sanking tidak pedulinya mereka pada keadaan. Intinya, mereka memastikan semua orang senang dan mereka akan melakukan segala sesuatu yang ia anggap menyenangkan.

Sanguine MBTI

Berdasarkan kompas Waldorf (Choleric di posisi utara, Sanguine berada di posisi timur, Phlegmatic di selatan, dan Melancholic di barat), serta kompas MBTI, aku yakin Sanguine paling cocok untuk dihubungkan dengan…

Extrovert, sebagai orang yang mudah berteman dan berkomunikasi dengan orang lain, serta juga (sekali lagi) Intuitive. Kurasa Sanguine lebih cocok dimiripkan dengan Intuisi, sebagai orang yang melakukan sesuatu tanpa pola, dan hanya mengerjakannya. (kadang tidak sampai beres malah)

Sebenarnya, aku ingin menyebut Thinking, dikarenakan polar opposite Sanguine, yaitu Melancholic amat erat dengan feeling, tetapi, Sanguine juga tidak terlalu banyak berpikir. Jadi aku bingung untuk poros MBTI paling lemah seorang Sanguine itu apa…

Aku sendiri merasa, sebagai kepribadian yang amat santai, ia akan cocok dengan Perceiving, karena tentunya, ia tidak terlalu peduli dan akan mau mendengar opini yang berbeda, serta melihat sudut pandang lain.

Phlegmatic

Sekarang, tinggal 2 temperamen lagi 😉

Interpretasi Galen

Sebagai seorang alchemist, Galen percaya bahwa seorang Phlegmatic diciptakan ketika seseorang terlalu sedikit bernafas dan/atau, terlalu banyak makan…

Aku, sebagai seorang millennial percaya bahwa Galen sedikit gila.

Bagaimanapun juga, Galen menghubungkan Phlegmatic dengan para buruh dan/atau budak, yang menjadi korban para Choleric melakukan sesuatu. (ouch, that’s cruel)

Note: Sebenarnya, Galen tidak secara eksplisit menyebut budak, atau buruh, ia lebih memaksudkan sebagai orang yang bekerja, namun, banyak ahli filsafat modern yang percaya bahwa ia memaksudkan pekerja sebagai buruh.

Phlegmatic biasanya cenderung melakukan sesuatu hanya ketika mereka sudah perlu melakukan itu, dan/atau ketika mereka tidak melakukan apa-apa. Sebagai polar opposite Choleric, seorang Phlegmatic lebih banyak berpikir agar ia tidak perlu mengeluarkan upaya terlalu banyak untuk mengerjakan sesuatu.

Phlegmatic dahulu dihubungkan dengan penyakit Phlegm. Apakah penyakit Phlegm? Penyakit yang berhubungan dengan pernafasan, dan jika seorang Phlegmatic terlalu banyak bernafas, maka Phlegm kurasa cukup cocok dan sesuai dengan definisi ini.

Dahulu Galen suka menyembuhkan Phlegm dengan makanan pedas, dan aku tidak mengerti mengapa.

Waldorf Phlegmatic

Seperti kata Galen, seorang Phlegmatic lebih suka berpikir kebanding melakukan.

Phlegmatic pada dasarnya akan berpikir dan berpikir terus sampai ia memiliki sistem untuk melakukan suatu tugas. Ia akan bekerja berdasarkan sistem itu dan ia akan merasa tidak nyaman jika sistem itu diganggu.

Phlegmatic juga biasanya cukup tenang dan merasa puas pada diri mereka. Seorang Phlegmatic tidak akan terlalu banyak berbicara hal yang tidak penting, karena ia biasanya memerhatikan sesuatu dulu sebelum melakukan dan mengerjakan tugas-tugasnya.

Selain itu, tampaknya mereka satu-satunya temperamen yang akan melakukan sesuatu tanpa ada yang menyuruh.

Kekurangan mereka ada di fakta dimana mereka terlalu banyak berpikir, dan juga amat mudah terkena penyakit malas.

Seorang Phlegmatic biasanya amat plin-plan, dan mereka tidak suka jika sistem mereka dirubah, atau mereka harus bekerja berdasarkan sistem lain.

Phlegmatic MBTI

Kurasa poros-poros MBTI Phlegmatic cukup jelas.

Phlegmatic adalah seseorang yang bekerja berdasarkan pengalaman serta pengamatan, maka tentunya, Phlegmatic adalah kepribadian yang Observant.

Selain itu, Phlegmatic juga sering dan suka berpikir, maka kepribadian lainnnya adalah, Thinking.

Aku juga merasa bahwa Phlegmatic bisa juga masuk ke Perceiving, sebagai orang yang sabar dan mau menunda pekerjaan sampai ada rencana yang matang, Phlegmatic akan amat cocok jika ingin menunggu mendapatkan semua faktor dan sudut pandang sebelum bertindak.

Melancholic

HWAAAA AKU LELAH! AKU INGIN INI BERES! :'(

Bercanda deng, itu hanya diriku yang ingin membuat suasana menjadi sedikit melankolis.

Interpretasi Galen

Galen oh Galen.

Aku ingin memulai dari penyakit temperamen sebelum masuk ke temperamennya untuk Melancholic.

Melancholism biasanya terjadi (FYI, Melancholism juga diketahui sebagai Depresi sekarang) ketika seseorang memiliki darah yang terlalu banyak, tetapi darah tersebut terlalu kental.

Ingin tahu cara menyembuhkannya? Buat dirimu terluka, pastikan semua darahmu terbuang, lalu minum yang banyak. Jika kamu cukup kaya, kamu bisa membeli lintah agar proses tidak begitu sakit.

Yap, kurasa Galen memang sedikit… gila.

Untuk memperparah, orang-orang depresi ini biasanya menjadi mati sesudah diberikan “obat dan terapi” ini.

Melancholic adalah kepribadian yang biasanya dieratkan oleh Scholar dan Penulis, setidaknya menurut Galen.

Para Melancholic senang berkontemplasi dengan perasaan yang berada dalam dirinya sendiri, dan cenderung suka menyendiri.

Melancholic Waldorf

Aku akan membalik order of appearance, sekali lagi, hanya untuk Melancholic.

Melancholic terlalu banyak khawatir pada suatu hal, ia sering kali lama menunda sebuah pekerjaan hanya demi memastikan semua kekhawatirannya hilang.

Ia juga dapat dengan mudah merasa rendah diri, entah mengapa. (sebenarnya Rudolf Steiner punya penjelasan, tetapi kurang ilmiah) Melancholic senang mengkhawatirkan dirinya sendiri dan juga merasakan pesimisme dalam dirinya. Ia sering merasa dan berkontemplasi pada hal-hal yang sebenarnya jarang dipikirkan orang lain.

Kabar baiknya! Melancholic yang sangat senang mengkhawatirkan hal-hal ini, biasanya satu-satunya orang yang cocok untuk memberi sugesti dan informasi atas hal-hal yang tidak akan terpikir oleh temperamen lainnya. MIsalnya, ketika sebuah tim menentukan rute, seorang Melancholic bisa saja mengingatkan bahwa pada akhir tahun, banyak jalan yang biasanya kosong dan pendek ditutup agar bisa diperbaiki.

Selain itu, Melancholic yang merasa kasihan pada dirinya sendiri dan orang lain juga bisa menjadi hati dan jiwa sekelompok tersebut. Ia bisa menjadi teman yang selalu mau mendengar serta bersimpati pada perasaanmu. Ia amat peka pada perasaan, dan cukup kreatif, karena ia paling banyak berkontemplasi hal-hal yang tidak perlu dikontemplasikan.

Galen mengakui dirinya sebagai Melancholic.

Melancholic MBTI

Nomor 1! Introvert! Seorang Extrovert tidak akan menghabiskan banyak waktu untuk berpikir dan merasakan ketidaksenangan dirinya dengan keadaan. Melancholic juga cenderung mendapatkan energi dan merasa senang ketika ia hanya sendiri.

Nomor 2! Feeling! Sepertinya, memang hanya temperamen ini yang berhubungan dengan feeling. Untungnya, memang rasio orang Feeling vs Thinking cukup berat ke sisi Thinking.

Nomor 3! Judging. Mungkin akan ada yang merasa sedikit bingung mengenai ini, tetapi alasan aku menyebutkan judging dikarenakan Melancholic sering merasakan sesuatu tanpa ada bukti apapun untuk membelakanginya, sesudah fakta itu muncul, baru akan ada yang menanyakan…

Disclaimer: Artikel ini hanyalah sebuah sketsa asal berdasarkan ideku sendiri. Tidak ada suatu ilmu yang pasti, kecuali sudah berupa sejarah. Semua hal yang berada dibawah garis ini, hanyalah spekulasi, serta coretan asal.

Rekap

Sebelum kita masuk ke bagian dimana aku membandingkan MBTI dan Temperamen, aku akan melakukan rekap…

Dominan berarti suatu hal yang PASTI didapatkan oleh temperamen tersebut, sub dominan hampir pasti didapatkan jika dominan atau sub dominan dari temperamen kedua atau ketiga tidak mematikan hasil ini, dan Minor berarti suatu tambahan, hanya jika terjadi kebetulan dimana temperamen belum mengisi suatu kategori.

Selain itu, ada satu lagi yang tidak kusebutkan pada awal karakter yaitu, sub-minor. Seandainya seseorang itu murni hanya memiliki satu temperamen, maka kepribadiannya akan dibentuk dan menjadi seperti ini. Sub-minor dinilai dari kebiasaan, temperamen untuk cenderung lebih masuk ke sisi sebelah kanan, atau kiri.

Sub-Minor juga bisa dijadikan sebagai backup jika bahkan campuran dua kepribadian masih kurang satu kategori.

Choleric

  • Dominan: Intuitive
  • Sub-Dominan: Judging
  • Minor: Thinking
  • Sub-Minor: Extrovert

Pure Choleric akan menghasilkan ENTJ, atau Commander, orang yang hobi menyuruh-nyuruh orang lain.

Sanguine

  • Dominan: Extrovert
  • Sub-Dominan: Intuitive
  • Minor: Perceiving
  • Sub-Minor: Feeling

Pure Sanguine akan menghasilkan ENFP, juga diketahui sebagai Campaigner. Orang yang senang berkumpul dengan orang lain, mampu mempersuasi orang lain, dan juga sangat optimis.

Phlegmatic

  • Dominan: Observant
  • Sub-Dominan: Thinking
  • Minor: Perceiving
  • Sub-Minor: Introvert

Pure Phlegmatic akan menghasilkan ISTP, juga dikenal sebagai Virtuoso. Menurutku ini yang paling tidak cocok dengan kepribadian sebuah Phlegmatic murni. Seorang Virtuoso sangat senang mencoba hal baru, tetapi tetap memiliki dan mengikuti sistem yang ia miliki, ia akan terus memberikan update pada sistem miliknya. Kurasa ini tidak sepenuhnya salah, hanya tidak seratus persen benar juga…

Melancholic

  • Dominan: Introvert
  • Sub-Dominan: Feeling
  • Minor: Judging
  • Sub-Minor: Observant

Pure Melancholic akan menghasilkan kepribadian ISFJ, atau Defender. Seseorang yang selalu mau dan selalu baik hati pada orang lain. Ia selalu rela untuk membantu dan memastikan orang lain nyaman, meski ia terkadang tidak yakin pada dirinya sendiri.

The Arriadi-Hidayat System

Untungnya! Belum ada yang menciptakan sistem ini! Jadi aku bisa menyebut sistem ini sebagai milikku! HA!

Jadi, sistem ini bertujuan untuk membandingkan apakah hasil tes temperamenmu sesuai dengan MBTI milikmu? Untuk memastikan tes ini benar, bisa dicoba sendiri dengan mengikuti salah satu dari Waldorf Temperament test, dan juga tes MBTI di 16personalities.com untuk membandingkan.

Pada dasarnya, sistem ini akan memanfaatkan semua faktor yang telah dimasukkan tadi, dan membandingkannya dengan satu sama lain.

Sebagai contoh… (akan ada 4 contoh, masing-masing temperamen akan minimal jadi temperamen utama sekali)

Choleric dominan + Sanguine

Menciptakan pola ENTJ/ENFJ.

Hasil tersabut dihasilkan tergantung dominannya orang tersebut. Baik Protagonist ataupun Commander cukup cocok dalam menjawab kedua hal tersebut. Tentunya, Protagonist hanya akan mau menjadi pahlawan jika ia memang kompetitif, dan kurasa Commander memang benar imitasi lain dari Choleric.

Hasil tersebut didapat dari…

  • Choleric = Intuitive, Judging, Thinking
  • Sanguine = Extrovert, Intuitive, Feeling
  • Choleric + Sanguine = Extrovert, Intuitive, Thinking/Feeling, Judging
  • Hasil tersebut tidak didapatkan dengan asal, melainkan dengan membandingkan serta menggabungkan keduanya. Yang menentukan disini hanyalah lebih dominankah suatu sisi kebanding yang lain?

Contoh lain adalah…

Sanguine dominan + Phlegmatic

Menghasilkan pola ENTP/ESTP

Debater mungkin tampak lebih cocok untuk seorang Sanguine Choleric, tetapi, meski seorang Debater akan kompetitif, kurasa insting berpikir dan perencanaan seorang Phlegmatic mampu memberikan suplemen ke tingkat kepercayaan diri dan sosialnya seorang Sanguine, jadi kurasa, tidak benar-benar salah. ESTP, atau Entrepreneur, juga kurasa cocok. Entrepreneur cenderung memiliki pola bekerja dan sangat-sangat sosial, ia sering melihat dan melakukan sesuatu, dan mau untuk mendengar opini kedua, ketiga, dan seterusnya.

Hasil tersebut didapat dari…

  • Sanguine = Extrovert, Intuitive, Perceiving
  • Phlegmatic = Observant, Thinking, Perceiving
  • Sanguine + Phlegmatic = Extrovert, Intuitive/Observant, Thinking, Perceiving.

Phlegmatic dominan + Melancholic

Temperamen ini menghasilkan… ISFP/ISTJ

Mengapa? Sub Dominan dan Minor kedua hal ini sangat berlawanan, jadi akan sedikit menarik untuk membandingkannya. Untungnya, keduanya sama-sama Introvert yang melakukan pengamatan.

ISFP, atau Adventurer juga cocok dengan Phlegmatic + Melancholic yang memiliki karakter malas, sering berkontemplasi, mudah takut, tetapi kreatif dalam berkarya dan mau mencoba hal baru. Satu masalah adalah, penamaan Adventurer yang lebih cocok untuk para Sanguine, meski nyatanya mereka Introvert.

ISTJ, untuk seseorang yang lebih dominan sisi Thinking kebanding Feeling-nya… Mungkin paling cocok untuk Phlegmatic dan Melancholic. Phlegmatic tentunya selalu punya rencana, layaknya Logistician, dan kecemasan dari seorang Melancholic juga cocok untuk perencanaan yang tidak pernah tidak dimiliki seorang Logistician.

Hasil tersebut didapat dari…

  • Phlegmatic = Observant, Thinking, Perceiving
  • Melancholic = Introvert, Feeling, Judging
  • Phlegmatic + Melancholic = Introvert + Observant + Thinking/Feeling + Judging/Perceiving
  • Alasan hanya 2 dari 4 kemungkinan yang ditambahkan ke sini karena ingat bahwa ini campuran. Jika seseorang memiliki keduanya, Feeling dan Judging, maka ia seorang Melancholic murni, sedangkan jika seseorang memiliki kedua trait phlegmatic, yaitu Thinking dan Perceiving, maka ia seorang Phlegmatic murni.

Melancholic dominan + Choleric

Temperamen Melancholic dominan + Choleric, uniknya, menciptakan kedua personality MBTI yang hanya didapatkan 1 dari 100 orang untuk yang pertama, dan 1 dari 50 orang untuk kepribadian nomor dua… Temperamen ini menciptakan INTJ atau INFJ

Architect. (INTJ) Melancholic sebenarnya cukup cocok menjadi seorang visioner, tetapi ia kurang spark dan kepercayaan diri yang didapatkan dari sisi lain temperamen ini, yaitu Choleric. Architect adalah kepribadian yang amat jarang, dan kebetulan dimiliki Elon Musk. Architect adalah seorang alpha yang sedikit self centric, namun amat-amat punya banyak rencana. Melancholic dan Choleric menutup kedua ini.

Untuk satunya lagi, kita punya INFJ, atau Advocate. Kurang lebih, Advocate adalah Merlin. Selalu punya ide, selalu baik, dan selalu mau mengobrol denganmu. Ia orang yang kau datangi ketika kau membutuhkan, tetapi ia cukup kompetitif serta alpha untuk mendapatkan ilmu dan kebaikan yang ia miliki. Ia selalu mau menambahkan ilmu baru ke otaknya, dan seorang Advocate, takkan pernah lelah untuk memberi inspirasi pada orang lain.

Hasil tersebut, sekali lagi, dan untuk terakhir kalinya pada artikel ini… didapat dari

  • Melancholic = Introvert, Feeling, Judging
  • Choleric = Intuitive, Judging, Thinking
  • Melancholic + Choleric = Introvert, Intuitive, Feeling/Thinking, Judging.
  • Sebenarnya, Kemungkinan seorang Melancholic Choleric condong ke Feeling lebih tinggi, karena Choleric tidak selalu berkutat dengan Thinking, tetapi, potensi ada campuran temperamen ini memang ada… Tetapi langka.

Kesimpulan

Ini hanyalah sketsa dan coretan asal ketika bosan.

Jujur, aku tidak punya ide atau celotehan lain mengenai subyek ini, tetapi, mungkin akan ada saat aku membahas 8 kombinasi, atau lebih, jika ada misalnya… Choleric + Sanguine + Melancholic lainnya…

Karena sejujurnya, kurangnya Feeling (literally, kurangnya kepribadian feeling) disini membuatku sedikit khawatir bahwa ada beberapa temperamen yang tidak mencakup personality apapun, atau personality yang tidak mencakup temperamen apapun…

Sampai lain waktu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *