The Greatest Showman Soundtracks Part 1

The Greatest Showman Soundtracks Part 1

The Greatest Showman bagus banget… Probably the first real musical I’ve watched, and it seems that it’s pretty memorable and good.

Ironically aku tuh ga nonton film-nya dulu. Aku dengerin every single song terlebih dahulu. Terus karena namanya juga kepo, aku baru tonton film-nya.

Filmnya juga kutonton lebih karena aku pengen nyari konteks beneran dari si lagu, bukan cuma karena aku penasaran filmnya gimana.

Well jadi artikel berfungsi sebagai review dari… Lagu-lagu di album Greatest Showman ini, dan sebagus apa dia dimasukkan dalam konteks si film.

The Greatest Show

Wooooh, Woooh, Woooh…

Lagu ini diplay sebelum si film ini bahkan dimulai. Ketika 20th Century Fox clip-nya, instead the typical sound effects, mulai lah Woooh Woooh dan Woooh

Signifying that this show is indeed the Greatest Show.

Like most musical songs I’ve heard, which isn’t a lot actually 😅, it starts with a quiet and storytelling style of music.

Until the chorus, which is BURSTING with energy, and it really does make sense.

Jarak diantara chorus pertama dan chorus kedua udah mulai lebih energetic. With Hugh Jackman’s aggressive voice, audience harusnya merasa rada wah, and shunned pas bagian ini.

Ketika mencapai chorus kedua, hampir lirik dan musiknya sama persis, kecuali satu bagian…

Where it’s covered in all the colored lights/Where the runaways will run the night/Impossible comes true/It’s Taking over you

Untuk chorus kedua, It’s Taking Over You berubah menjadi intoxicating you, karena musik dan aura dari si sirkus ini udah masuk dan hanya berusaha meracuni dan membuat orang pengen dateng lagi.

Overall, my favourite part of the song is when Zac Efron took over. Bagian ini signify pas di akhir-akhir film, PT Barnum (tokoh utamanya) memberikan si sirkus ke Ringmaster yang dia hire. Splitting the circus earnings half and half.

Overall this song is energetic, and has enough oomph in it to wake up someone. Tepat untuk bagian-bagian berikutnya di film sesudah orang itu bangun dengan musik dan amazement dari acts circus yang ada di film-nya.

A Million Dreams

Lagu ini jadi lagu favorite si tuan putri mungil.

Kenapa? Lagu ini baru dinyanyiin pas PT masih anak-anak. In fact di Greatest Show sebelum lagu ini, PT rada-rada mengingat masa traumatis pas dia masih anak-anak.

PT sang this song to his future wife, Charity. Well konten di filmnya akan sedikit spoiling tapi yeah dengerin aja lagunya dulu, its really good.

Lagu ini dimulai dengan relatif sedih, dan, pas awal-awal yang rada kebayang adalah Child PT Barnum sudah punya mimpi untuk affect the world.

Ketika Chorus pertama, PT kecil masih menyanyikannya, sesuai dengan film. I think he’s a bit trying to convince Charity that it’s okay to dream.

Nah, pas bridge antar Chorus, dia mulai menceritakan dengan future life yang dia janjiin sama Charity… Which is a bit… Cute come to think of it 😙. Or well… Cheesy mungkin di zaman ini.

In fact, this song is what kept them together when Charity was sent to Boarding School. This song is the tune they sing when they write each other letters. Again, it’s rather cute and… Sweet…

Kayanya Bubi nangis di bagian itu…

Pada chorus kedua, yang menyanyikannya sudah bukan Little PT lagi, tapi sudah menjadi Grown Up PT, bersama istrinya yang sudah bukan anak-anak lagi.

Liriknya masih sama, tetapi dengan… Vibe suaranya Hugh Jackman, who I’m really still amazed at… Karena siapa yang ngira Wolverine bisa nyanyi? (I haven’t watched Les Miserables yet)

Bridge-nya dinyanyikan oleh Charity, who’s now his wife, played by Michelle Williams.

Bridge ini menceritakan dari si mimpi ini yang pas awalnya PT cuma berusaha convince his future wife to believe in him. Pas Bridge, Charity sudah percaya dan seneng, she’s glad that PT Barnum is taking her. And she really doesn’t care about the dreams of that ambitious man…

Asalkan dia tetap berada di hidupnya PT.

The song ends with another chorus, only it was sung in complete sync, and more emotion by the couple.

Di film ini lagunya dinyanyikan lagi sama kedua anak cewe-nya yang sekali lagi… Imutttt

Come Alive

Masih di tema shows and dreams, Come Alive adalah lagu ke 3 di film ini.

At first, sama kaya Greatest Show, lagu ini dimulai dengan tune kalem, tapi convincing. Awalnya lagu ini rada-rada desperate, in the sense that it’s… Saying that we believe in the judgements that people tell us.

Terus kita merasa desperate and as this song states, we are like a zombie, half dead, and trying to figure out the exit of a maze, as a zombie with bad sensory.

Karena kan circus ini emang isinya orang2 aneh, emang wajar kalau mereka di discriminate sama society. Jadi sebelum PT memulai dan membuka Grand Opening dari sirkusnya… Dia menyanyikan lagu ini untuk convince bahwa… Your dream can come true.

Di chorus lagu ini, ia menyanyikan… “dreaming with your eyes wide open” this is a poetic statement of saying… Your dream is coming true.

Sesudah chorus pertama, film ini pindah ke stage and WOW it really is cool.

Para inhabitants dari Sirkus ini mulai pede dan ikut nyanyi, percaya bahwa being unique and weird is okay. Pas Chorus kedua, these freaks in the circus are already convinced dan menjadi background singer-nya Hugh Jackman.

Ketika bridge, Hugh Jackman hitted a note that’s pretty long , dan lengkap dengan support dari circus members ini yang masih melanjutkan act-nya atau ikut menari di front stage, juga ikut mensupport suatu kata yang… Just… Amazing…

Kata yang aku bilang dinyanyiin dengan panjang ini adalah… BREAK FREEEEEEE

When you want to break free from your chains, you have to really mean it. Dan ketika mereka sudah memotong diri dari penjara yang mereka refer to as… Society. By being freaks and getting paid for it, kamu beneran bisa mendengarnya.

Bagian lain yang aku suka dari lagu ini adalah ketika lagu ini meld fantasy and dreams with real life. Chorus lagu ini completely signify that, we live in our own world, we’re living the dream, and if this really is just a dream, it still feels real to us.

In Conclusion

Overall the first 3 songs conclude in a happy ending

Tapi album ini berisi 9 lagu, dan sebenernya 3 lagu ini udah cukup untuk satu hari, entar akan kulanjut.

For now the songs are filled with joy and I’ll have to admit, it’s rather nice to see one’s dreams coming true.

I hope the same could be said with you guys!

Semoga kalian suka artikel ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *