Tag: thor

Mitologi Millennial: Loki, dan “keusilannya”

Mitologi Millennial: Loki, dan “keusilannya”

Jadi ya, harus diakui… Loki di film marvel itu beda lumayan jauh sama Loki di dunia nyata, dan sejujurnya, Loki di mitologi Nordik itu jauh lebih usil, dan lebih sering dimaafkan, serta mengkhianati dewa Norse lainnya.

Oh, dan aku yakin aku belum pernah bilang bahwa Laufey yang menjadi ayahnya Loki di MCU, itu justru ibunya di dunia mitologi. Dan iya, Thanos itu anaknya Alars (situs ini dapat 3 kali google search “Apakah benar Thanos itu anak dari Alars?). Sebelum masuk ke artikel, Alars itu seorang Titan yang satu spesies dengan ayahnya Peter Quill, alias para celestials.

Oke, tunggakan search engine kesini udah beres, masuk saja ke artikelnya.

Pengenalan…

Tokoh utama dari serial “Usil ala Dewa” tayangan Asgard yang sayangnya dicancel pas season pertama ini adalah Loki. Setiap hari, Loki siap menggunakan kemampuannya untuk berubah bentuk, alias shapeshifting, dan juga menggunakan “silver tongue” atau karisma-nya untuk mempersuasi orang-orang serta membuat dewa lain di Valhalla, alias para Aesir, kesal.

Loki sendiri merupakan seorang raksasa yang dapat merubah bentuknya menjadi Aesir, dan tidak sebesar raksasa lagi.

Selain itu, tokoh-tokoh yang Loki jahili temasuk:

  • Thor: Dewa Petir, dimainkan oleh Chris Hemsworth
  • Odin: Allfather, alias presiden serta raja dari Asgard
  • Sif: Istri dari Thor, rambut mirip Rapunzel
  • Heimdall: Direktor Jendral Imigrasi dari Asgard, yang membuka tutup Bifrost. Alias bandara (jembatan sebenarnya) yang menyambung ke 8 dunia lainnya.
  • Dan masih banyak lagi!

Budget untuk serial ini per episode adalah:

  • 100.000 US Dollar untuk Loki dan prank miliknya. (uang tersebut BELUM termasuk uang untuk membebaskannya jika Loki dihukum oleh Odin)
  • 2.000 US Dollar untuk menyumbang ke proses menghidupkan lagi Kambing Raksasa di Valhalla yang tiap malamnya dipotong untuk dijadikan makanan bagi para cameraman, serta orang-orang di backstage.
  • Sebuah tanduk (replika dari Gjallarhorn miliknya, penanda Ragnarok akan mulai) seharga 500-1000 US dollar untuk membuat Heimdall senang dan mau membuka Bifrost. (Suapan ini baru dimulai di Eps. 2)

Usil ala Dewa Eps. 1: Potong Rambut!

Jadi, keusilan Loki berawal mula dari Loki yang merubah wujudnya menjadi seorang raksasa lain dan menghampiri Thor… yang tidur. Thor ini kayanya lelah, cukup jelas fakta bahwa dia lelah ini, dia baru saja seharian memancing ikan dengan palu! Gimana gak capek.

Pada episode satu ini, Loki juga memanggil raksasa lainnya dari Jotunheim (negeri para raksasa) menggunakan broadcast WhatsApp…

DICARI: Raksasa Super Kuat! Untuk mengusili Thor yang lagi mancing di sungai Jotunheim!  Kuota Maks. 10 orang, dicari segera! Jika minat harap kontak ************

Nomornya disensor…

Tentunya, semua raksasa akan langsung berbinar-binar matanya sesudah membaca “Mengusili Thor”. Jadi, sesudah 30 detik dari mengirim pesan itu, Loki langsung mendapatkan 30 raksasa, untuk mau mengusili Thor…

Apa yang ia lakukan? Oh, tahu Mjolnir? Mjolnir itu BISA diangkat sama 10 raksasa, karena sebenarnya gak berat-berat amat kok. Jadi, Loki dan pasukan 30 raksasanya itu mengangkat Mjolnir serta melemparnya ke Midgard, alias Bumi.

Nah, dengan palu ini gak ada, Thor pun panik, dan tentunya juga rada malu… Kok bisa sih, Thor yang maha kuat ini kecolongan palunya gara-gara ketiduran dalam gua?

Jadi, Loki yang udah tahu tentang ini merencanakan sesuatu… Dia mulai dari memberikan Thor sebuah telepon… “Temui aku di rumahmu, sekarang juga…”

Sesudah mereka ketemuan di rumah dan ngopi, dan segala macem, Loki pun tahu bahwa Thor itu super malu dan kesel karena palunya hilang, tapi kalau ada satu orangpun yang tahu itu maka… yak, yang ada Thor nya makin malu.

Loki pun membuat perjanjian dengan Thor, (tentunya, episode ini direkam dengan kamera tersembunyi), ia akan menemukan palunya Thor, selama ia diberi jalan… Untuk jalannya ini, dibutuhkan suatu benda yang rada panjang. Loki pun meminta Thor untuk menggunakan rambut istrinya agar dia bisa turun ke Midgard dan mencarinya…

Istrinya Thor, Sif itu punya rambut yang sangaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttttt panjang… Oke ini panjang dan memusingkan, tapi rambutnya Sif itu cukup panjang untuk mencapai dari Asgard ke Bumi.

Sayangnya teknologi GPS atau tracking device belum terlalu canggih di Asgard, jadi mesti dicari secara manual. Tetapi, untungnya Loki mau membantu… dan sesudah ia turun dengan “harness” yang dibuat dari rambut panjang itu, Loki mulai mencari… dan…

Akhirnya, ketemu juga kan! HURRAH! (bagian ini tidak direkam, karena nyarinya lama), sesudah Mjolnir ditemukan… Loki segera menelpon Thor!

Thor pun segera turun ke Midgard dan mengambil palunya tersayang. Sesudah ketemu, atas perjanjian awal, Loki pun naik lagi tanpa bantuan bifrost menggunakan rambutnya Sif. Thor justru lewat bifrost…

Tapi err… Loki pun memotong rambutnya Sif saat dia naik lagi…

Dan dari episode “Usil ala Dewa” ini, Odin kepikiran untuk membuat serial lagi… “Law and Order: Asgard”. Karena tentunya, tindakan usil ini perlu ditindaki!

Law and Order: Asgard.

Dengan muka kesal tetapi masih tersenyum usil, Loki berjalan sambil dilihat oleh ratusan dewa Asgard lainnya. Ia mungkin sedikit terlalu usil, tetapi tentunya dia menikmati setiap detik keusilannya itu.

Saat ia dipanggil oleh Odin, ia pun mengakui semua tuntutannya Thor dan Sif. Thor sendiri sebenarnya kepengen banget nabok dan melempar muka Loki pake Mjolnir sampai muterin 9 dunia… Tapi sayangnya, peraturan nomor 1 di Asgard, “TIDAK ADA MEMBUNUH!”.

Jadi, Odin pun menjatuhkan hukuman ke Loki yang disetujui Thor dan Sif… Ia harus mengganti rambut Sif… Dan sayangnya budget episode 1 sudah habis lumayan banyak. Penggantian manual harus dilakukan, dalam batas waktu tertentu, atau Loki akan diusir dari Asgard.

Tentunya, Loki sendiri gak kepengen diusir dari Asgard… Jadi, ia langsung menyuap Heimdall untuk pergi ke Nidavellir… Tempat para Dwarf, atau kurcaci! Kurcaci ini sangat pintar dalam membuat hal.

Loki pun membujuk semua kurcaci ini dengan karisma-nya. Ia memberikan janji yang nyata, tapi dengan gaya lebay, ia juga membujuk semua kurcaci yang sebel sama Odin dengan membawakan kaos #RagnarokgantiAllfather, selain itu… Ia juga menceritakan ke Kurcaci itu, lengkap dengan video bahwa palunya Thor itu sempet kecolongan.

Sambil ngakak ngakak dan ngakak, Loki sukses membujuk para Kurcaci itu untuk membuat sebuah topi (atau sebenernya sih wig) dengan emas cair. Sesudah dia sukses dan mengambil rambut emas itu secara gratis, cuman dengan bilang bahwa, ia akan menggulingkan Allfather pas Ragnarok.

Sif pun senang, kenapa gak lagian?

Tapi, tentunya, ini baru 1 dari banyaknya episode keusilannya Loki… Artikel ini hanya akan membahas 3 dari banyaknya keusilan dia di season serial ini yang akhirnya di cancel.

Usil ala Dewa Eps. 2: Comot Senjata!

Hari itu dimulai dengan kebosanan.

Loki memulai harinya dengan jalan-jalan ke Jotunheim dan tiba-tiba, dia lagi ketemu Raksasa bernama Thiazi yang sedang memesan Dra-Gojek, atau Ojek Naga Online. Thiazi ini sebelum mendapatkan Dra-gojeknya bertemu dengan Loki, yang karena seperti biasa, USIL! Ia berusaha mencopet Thiazi. Karena sepertinya Thiazi ini punya tombak es yang Loki pengen ambil.

Aduh Loki…

Nasibnya, Thiazi menangkap Loki dan, mengutuknya, memberinya opsi untuk memberikannya Dewi Idun, yang katanya sih cantik, atau untuk mati.

Nah, sepertinya, kalau Loki ketahuan syuting serial Usil ala Dewa dan kena masalah lagi gara-gara itu… dia mungkin bisa dikutuk lagi. Jadi, tentunya Loki memutuskan untuk off-script dan merubah episodenya menjadi penculikan dewi Idun.

Tentunya, Loki yang punya banyak sihir itu cuman membuat Idun tertidur terus mengirimnya ke istananya Thiazi, di Niflheim. Thiazi adalah raksasa es ya…

Sehari kemudian, sesudah episode itu keluar… Tidak ada yang terkejut karena Idun hilang… Dan, seperti biasa, Odin memanggil Loki untuk “Law and Order” lagi. Kali ini, ia harus menyelamatkan Idun… Tetapi sepertinya, Loki ini masih kekeuh, untuk mau nyomot senjata es-nya Thiazi.

Aku sendiri sih yakin dia sebenarnya nayangin episode ini biar dia dikasih izin untuk ke istana milik Thiazi. Sesudah dia ke istana es itu dengan sepengetahuan dewa, tidak akan banyak yang komplen bahwa dia nyolong senjata.

Jadi, kali ini ia berubah menjadi seorang elang yang membawa obor ke Niflheim… Yap, tentunya ia tinggal membunuh Thiazi dengan cara melempar obornya… dan membakar istananya. Sambil istana milik Thiazi ini lumer Loki sempat menyelamatkan Idun, dan juga mencomot senjata es ini.

YEAY! Happy ending!

Eh belum lho… Jadi, Thiazi ini punya seorang anak (putri pasnya) yang baru saja shopping alat untuk berburu, serta tentunya banyak hal agar ia bisa berburu dengan cantik. Namanya Skadi… Skadi pun pulang belanja dengan kaget, kenapa es-nya pada lumer! Perasaan menurut ramalan besar Odin sesudah Ragnarok adalah Global Warming nya masih lama deh.

Skadi panik! Jadi, ia ke Asgard. Dan ia meminta kompensasi atas kematian ayahnya!

Ada yang menawarkan voucher belanja, ada yang menawarkan makeup, ada yang menawarkan tiket nonton konser boyband di zaman Asgard, bahkan Loki pun berusaha membuat Skadi tertawa. Tapi Skadi sebel dan gak mau… Jadi, Odin menawarkan saja, sebagai kompensasi kamu boleh milih seorang dewa, berdasarkan kakinya saja tapi… untuk kamu nikahi.

Sebenernya Skadi ngarep milih kalau bukan Baldr, yang cakep banget, atau Bragi, yang merupakan bagian dari boyband “The Sons of Odin” karena semuanya merupakan anak Odin… Tapi Skadi milih kaki dari… (oh ini serius ya, dipilihnya mesti kakinya saja) Njord.

Njord itu dewa memancing… Ketika kamu diberi kesempatan untuk menikahi model (Baldr), menikahi penyanyi (Bragi), menikahi tentara (Tyr), menikahi komedian (Loki), menikahi dewa terkuat (Thor), kamu dapet… nelayan…

Ya, jadi mereka pisah sesudah 2 minggu menikah…

Happy ending? Gak si…

Usil ala Dewa: Eps. 8, Finale!

Inilah episode terakhir Usil ala Dewa sebelum serialnya dicancel.

Jadi, di artikel ini…

Aku bercerita bahwa Loki membunuh Baldr, yang merupakan dewa cahaya, alias model cowo tadi… Dan sebenarnya, sebagai bagian dari ramalan Ragnarok, Loki harus dipenjara dulu. Alasan Loki tidak ditangkap-tangkap, meski udah usil 8 kali… Karena selama tindakannya gak parah-parah amat, Loki gak bakalan dipenjara dan bisa kabur dari penjara itu.

Kalau Loki dipenjara, ia bisa kabur, kalau ia kabur, ia bisa memulai Ragnarok… Jadi selama usilnya tidak melewati batas peraturan nomor 1 dari kode para Dewa, Loki gak bakal dipenjara. Paling disuruh bersihin kekacauannya. Tetapi kalau udah sampai mati kan gak bisa dibersihin lagi tuh… baru Loki dipenjara.

Meski Loki udah usil cukup sering, dimulai dari membuat kekacauan dan membuat 7 dari 9 dunia makin benci Odin, menyebar #RagnarokgantiAllfather, dan tentunya, menculik, mencuri, sampai menjual barang yang bukan miliknya, Loki masih sangat berguna…

Ia menciptakan Mjolnir milik Thor, ia pernah memanfaatkan mayat dewa untuk membuat dewa lain makin kuat, dan juga banyak lagi. Sampai kejadian ini, keusilan Loki masih diterima, karena terimalah suatu fakta… Dalam dunia ini, kita butuh komedian!

Tapi tentunya ia membunuh Baldr. Jadi dia dipenjara, serta serial Usil ala Dewa ini dibatalkan. Dan sayangnya, gara-gara tingkat kejahatan di Asgard turun, Law and Order: Asgard juga… dibatalkan dan dihentikan syutingnya.

Kesimpulan

Semua orang ada gunanya!

Meski kadang orang itu nyebelin… Udah segitu aja sebenernya

Sampai lain waktu 🙂

Review Of Memorable Scenes In Avengers Infinity War

Review Of Memorable Scenes In Avengers Infinity War

Biasanya aku ngasih preview disini, tapi film terakhir terlalu… monumental, dan aku sejujurnya…

SPOILERS AHEAD, SPOILERS AHEAD, LEAVE IF YOU HAVE NOT WATCHED, AND YOU DON’T WANT TO KNOW ANY SPOILERS.

Okay? Mengerti? Beneran nih, jangan scroll ke bawah kalau belum nonton, artikel ini lucunya gak akan diberikan preview sampai… 50 kata pertama, alias di home page tampaknya gimana.

Dah udah 50 kata basa basi, sekarang di preview artikelnya

OH MY GOD! Film Infinity War ini, sangat mengagetkan ending nya, dan juga, okay, kayanya aku gak bisa preview begitu banyak, tapi aku sudah siap untuk memberi cukup banyak hal dan preview of what could happen in the MCU sesudah ending Infinity War ini.

Jadi, kayanya, artikel ini secara keseluruhan akan dibelah menjadi dua artikel, yang satu adalah review Infinity War, dan yang satunya lagi adalah preview dari cara Marvel akan membuat superhero mereka fight back sesudah massive defeat pas Infinity War ini.

Review Of Infinity War

Disini akan ada review nya, dan sejujurnya aku sedih. That’s all I have. Aku sangat sedih dengan Infinity War, yang “membunuh” terlalu banyak karakter, membuat beberapa karakter menghilang, dan juga… ya, intinya ending infinity war yang merubah banyak karakter menjadi debu, serta membunuh beberapa karakter dengan fan kaya Loki, atau Gamora…. It’s just sad.

Jadi mari kita bahas beberapa event yang rada memorable, baik sedih, lucu atau awe inspiring di film ini.

Mostly yang sedih…

(FYI untuk yang belum nonton ini tidak dalam order kronologis film, hanya mengikuti yang pop up saja di ingatanku)

Loki (AKHIRNYA) Mati, Heimdall Mati

Scene pertama di film ini adalah scene dimana Thanos berusaha mengklaim Tesseract dari kapal Asgardian yang dicolong Loki pas Thor: Ragnarok. Adegan ini “mematikan” potensi film Thor berikutnya. Karena di adegan ini lah Loki dibunuh, dan juga Heimdall yang sempat dibiarkan hidup dibunuh.

Thanos sudah memegang Power Stone dari Xandar yang dia comot off screen demi menghemat budget CGI di scene dan aktor, atau juga mungkin untuk mengurangi kesedihan di scene (CIH, gak mungkin, film ini terlalu sedih, apa masalah dari pembunuhan sebuah planet sesudah kematian sebanyak ini).

On topic, Heimdall dibunuh, sesudah dia semacam membuat Hulk kabur melalui Bifrost dan energi sisa-sisa yang dia miliki untuk menyelamatkan Bruce Banner. Thor langsung marah sesudah sahabatnya ini ditikam, dan juga tentunya dia sudah sangat kesal karena hampir semua Asgardian yang masih hidup dibunuh.

Terus ada Loki, yang memang dikirim Thanos ketika pertama kali ada Tesseract, tetapi sayangnya, Loki ini berusaha membunuh Thanos, sambil bilang Undying Fidelity, and stuff. Sayangnya karena dia berbohong dia langsung dibunuh, dan kayanya dia langsung mati saat itu juga…

Yeah, tragis. Scene ini tidak banyak arti dan output nya di real life selain… Fangirl Tom Hiddleston (including a cousin of mine) kesel, dan juga pas nonton 3 cewe yang berada di satu baris di atas diriku berbicara dengan cukup keras  “YAAAAAH MATI… Sedih banget deh”.

Gamora Mati

Oh look another sad scene…

Gamora ini dieksplor relationship Father and Daughter nya dengan Thanos pas di Infinity War. Thanos sendiri menangkap dan mengutarakan kekecewaannya pada Gamora… Sebagai anaknya yang benar-benar membuatnya jatuh cinta dan juga kecewa karena harus menukar jiwanya demi Soul Stone.

Jadi, akhirnya kita tahu lokasi Soul Stone dan juga Red Skull yang selama ini menjaganya, sesudah cliffhanger saat dia menghilang di The First Avenger, lokasi Red Skull terungkap, bahwa dia nyangkut di Vormir dan juga selama ini Soul Stone lokasinya diketahui oleh Gamora, namun ia merahasiakannya.

Thanos sendiri tidak tahu bahwa demi mendapatkan Soul Stone dia harus mengorbankan seorang… loved one. Dan tidak seperti di komik dimana Thanos membunuh setengah alam semesta demi PDKT sama pacarnya (and his loved one), Death… Loved one Thanos di film ini adalah Gamora.

Gamora pun dilempar ke ujung jurang, dan Thanos menangis, hanya untuk bangun dengan Soul Stone (yang kekuatannya dia tidak pakai sepanjang film 🙁  ) dan memasangnya di Infinity Gauntlet nya.

Peter Dinklage as a Dwarf

Peter Dinklage adalah seorang aktor yang… berpostur tubuh pendek.

Dia seringkali memainkan peran sebagai orang yang memang pendek (maaf, bukan maksud insulting), dan kadang, dwarf-ish. Misalnya, jadi direktur perusahaan anti mutan di Days Of Future Past, jadi seorang tokoh (aku gak tahu) di Game of Thrones, jadi gamer yang ngecheat di Pixels…

Semuanya bermain sebagai orang yang emang pendek.

Kali ini, mungkin dalam spirit of empowerment, Peter Dinklage diminta memainkan seorang Dwarf, dan dia memang menjadi seorang Dwarf. Tetapi, Dwarf ini merupakan spesies Dwarf Raksasa… (WHAT?).

Ukurannya lebih tinggi daripada Thor, tetapi, ia tetap berdiri dengan postur pendek miliknya, yang memang ala kurcaci. Meski dia tinggi, dan merupakan seorang kurcaci raksasa, postur, dan keahliannya dalam menempa besi itu, perfect ala-ala Kurcaci banget lah.

Ini adalah representasi bagus di kehidupan nyata dimana seseorang tidak harus menjadi raksasa, atau seseorang yang physically strong untuk stand out.

Or… Yeah, gak ada hal lain yang lebih banyak wow factor nya, tetapi kurang lebih sense of empowerment disitu masih tampak lah ya…

Feminism!

Ah feminism… Clickbait bedah buku.

Jadi, scene Feminism disini sebenernya lebih tampak dalam sudut pandang dimana, we women should take care of one another. Dimana Scarlet Witch yang diserang oleh seorang anggota Black Order dijaga oleh Black Widow dan juga General Okoye.

Short fight disini diakhiri dengan senyuman manis dari Natasha Romanoff untuk Wanda Maximoff (EH, namanya sama-sama berakhir dengan off), dan sedikit sign bahwa, “We should stick for one another”.

Selain itu, General Okoye juga memberi tatapan miris ketika banyak senjata dari Wakanda yang dipake untuk menghentikan giant wheels of doom yang gak punya nama itu, tetapi langsung hilang dalam dua gerakan tangan Scarlet Witch.

Karena Scarlet Witch menjaga Vision, dan hanya di pertengahan fight ia turun untuk mengatasi kekacauan disitu. Reaksi dari General Okoye adalah… “Why was she up there all this time?” Course, selap selip humor di tengah pertempuran serius itu penting.

Wakanda Forever!

Mengingat brutalnya pertempuran di Wakanda pada akhir-akhir film, peperangan dimulai dengan semacam simbolis “Unity In Diversity” dari Wakanda yang akhirnya mau membuka borders for the world.

Ketika melawan musuh yang memang brutal, kita sebagai manusia mesti mau bersatu, dan di scene ini, tampak bahwa Captain America, Black Panther, dan banyaknya superhero lain mau untuk bersatu demi keselamatan alam semesta.

Tentunya dari koleksi Batu Akik Thanos, hanya kurang satu Infinity Stone lagi, di jidad nya Vision dan posisinya berada di Wakanda, tepat di laboratorium Shuri.

Sebelum perang yang cukup brutal ini, seluruh pasukan Avengers, Wakanda, dan juga Jabari (M’baku’s tribe) berkumpul dan sesudah diberikan briefing kilat oleh T’Challa… Mereka semua berteriak Wakanda Forever dan maju berperang melawan pasukan Thanos.

If only real life conflicts are this easy to solve… Just bring an alien that wants to destroy the universe. Eh, itu mah masalah baru ya.

Spider Man’s “Death”

Okay, scene ini membuat aku hampir (gak mau ngaku kalau aku) nangis… Ternyata scene ini adalah scene improvisasi dari Tom Holland.

Ketika ia dan Tony Stark tersisa di Titan, sesudah Thanos menyapu bersih setengah dari universal population, Spiderman sendiri memberikan sebuah emotional talk dengan father figure nya, Tony Stark. Di scene ini, kelihatan banget bahwa Peter Parker gak kepengen mati, dan ia… Pokoknya sedih banget deh…

Emosi ini tak bisa kujelaskan, tetapi… HWAAAAAAA… Point is, I’m very sad. TOO SAD if anything.

Thanos’s Motives

Chapter ini adalah perbandingan pendek antara komik dan film.

Thanos itu… gak bisa dibilang baddie juga sih, dia hanya rada… gila…

Insanity Thanos ini tampak ketika ia super determined dan juga kesel karena satu dan lain hal, terutama ketika ia, yang kayanya gila akan balance ini… Kepengen alam semesta ini adil, tidak ada berat sebelah, semua resource akan terbatas, dan sisanya akan ia bantai.

Untuk melakukan itu, ia mengumpulkan Infinity Stone supaya dia gak usah repot-repot Go-Spaceship diantara satu planet dan ngebantai setengah dari planet itu, terus membiarkan yang lainnya menikmati sisa resource yang mestinya buat 2 kali lipat lebih banyak orang.

Dalam banyak scene di film ini, Thanos memandang dirinya penuh mercy, dan justru super baik. Tetapi, sayangnya, motif ini rada kurang fit dengan beberapa fan die hard. Padahal motif Thanos ngumpulin infinity stone ini super coock dengan style literatur grey area villain, sayangnya ada fan die hard yang kepengen Thanos punya motif di komik.

Yaitu PDKT dengan pacarnya, dewi kematian.

Yes, motifnya yang satu super grey, dan juga super keren, whilst being a bit edgy. Dan yang satu lagi adalah sebuah remaja yang berusaha impress cewe. Tetapi fan die hard milih Teen Thanos berusaha dapetin cewe…. Sure.

Pegangan Stormbreaker

Stormbreaker adalah Mjolnir baru. Dia lebih keren, lebih kuat, dan juga… well lebih awe inspiring overall.

Terutama mengingat bahwa Stormbreaker itu pegangannya terbuat dari ranting teenage Groot. Scene ini tampak saat Groot yang lagi nyandu game mendapat momen untuk mature lebih banyak lagi, ia tampak menjadi lebih dewasa, dengan mau mengorbankan sepotong tangannya untuk kapak itu.

Sampai sekarang, kapak itu memiliki pegangan kayu, yang dibuat dari tangannya Groot.

Scene ini adalah simbolisasi sebuah teen yang tadinya ignorant jadi mau lebih dewasa dan improve sebagai sebuah makhluk hidup.

Vision…

Ini sedih banget deh.

Mengingat seberapa desperate-nya Scarlet Witch saat ia harus membunuh Vision dengan menggunakan energy nya untuk mencopot dan menghancurkan Mind Stone di jidadnya pada scene ending akhir-akhir… Keliatan banget desperation dan sadness di muka keduanya pas scene ini lah…

Course, energy yang di expend untuk menghancurkan infnity stone juga gak dikit. Sedih banget pokoknya pas liat scene ini. Terus, sesudah kesedihan 30 detik, Thanos dengan kurang ajarnya menggunakan timestone dan membalikkan waktu, membuat Vision hidup lagi.

Terus, dicopot paksa Mind Stone-nya. And Thanos wins. Oh dear, itu sangat devastating sesudah hal seperti itu terjadi sebenarnya, aku sangat sedih… (gak sesedih Spider man, tapi, sedih)

In Conclusion

Ini adalah film tragis, jangan ditonton kalau gak siap nangis.

Semua hero, kecuali original Avengers + Scarlet Witch berubah menjadi debu di menit-menit terakhir film. Dan sejujurnya, kesedihan ini tidak dapat dirasakan lebih banyak lagi… Duh, pokoknya devastated banget deh.

Luckily, film ini penuh dengan selipan jokes, dan juga referensi ke dunia nyata, baik itu empowerment atau apa…

Jadi, meski endingnya bitter sweetly devastating… Filmnya masih super enjoyable, hanya sedikit mengecewakan saja…

Segitu saja, sampai lain waktu 😀 .

Siapa Yang Akan Di”mati”kan di Avengers Infinity War?

Siapa Yang Akan Di”mati”kan di Avengers Infinity War?

Hmm, hmm, hmm… Sebagai fan MCU, dan juga komik-komikan marvel pada umumnya, menurutku, selain lokasi para Infinity Stones, juga penting untuk memberikan teori siapa yang akan mati… Dan sejujurnya, faktor yang perlu dilihat untuk film dengan budget, dan potensi profit sebanyak ini (mengingat bahwa masih akan ada sekuel dari film ini dan juga film-film sendiri dari para Avenger…) yang akan jadi faktor bukan cuman cerita… tapi kontrak si MCU, dan juga potensi profit dari si tokoh.

Yah, sayangnya ini bukan komik yang tinggal, “Udah, lu bunuh aja tuh Captain America… tar kita spin-off lagi”. Dikarenakan super cepatnya membuat komik jika dibandingkan dengan membuat sebuah film, maka spin-off sebagai alasan untuk menghidupkan karakter gak akan terlalu mudah. Oh, tentunya mengingat fakta bahwa spin off karakter bukan cuman menggambar ulang si karakter tapi tentunya mengganti aktor yang bisa se cucok Robert Downey Jr. untuk Iron Man akan… menarik.

Tentunya judulnya bilang di”mati”kan karena bagaimanapun juga faktornya bukan hanya cerita… Jadi gak bisa bilang meninggal, so let’s just consider one or two things here…

Faktornya banyak banget sekarang… (tanpa mengurutkan)

  • Internet reaction
  • Social-related stuff yang mungkin akan di post di Internet
  • Marketing
  • Cerita
  • Kontrak
  • Budget menyewa si aktor
  • Fans dari si tokoh
  • Dan banyaknya lagi…

Jadi ya… pikirkan dari potensi kontrak si bioskop, dan mari kita mulai secara alphabetical 😀 .

Ant-Man

Err… No, kayanya gak… Mengingat bahwa timeline Ant Man and The Wasp itu SESUDAH Infinity War, dan dirilis di bulan Juli, sesudah rilisnya Infinity War pada akhir bulan April ini, kayanya cukup obvious bahwa Scott Lang gak akan dibuat mati. Jadi, ya… tentunya di MCU pasaran Ant-Man yang semi komedi ini akan selalu ada, dan meski level penontonnya gak sebanyak, say Iron Man dalam terms tech based Marvel Movie, tetep aja ada orang yang suka nonton Superhero based movie with some comedy aspects in it…

Oh dan FYI, Ant-Man sendiri bukan bagian yang terlalu “tinggi” atau commercialized di Infinity War, tapi dia akan bermain peran kok. Don’t miss the funny stuff and acts from Ant-Man in the movie 🙂 .

Kesimpulan: Comedies are important! (Gak akan mati)

Black Panther

Uhh… Uhh… Uhh…

Jadi, pertama-tama, film ini super duper cocok dalam era post kolonialisme, yang sedang kita dan beberapa negara mantan di kolonisasi sedang alami ini. Black Panther juga mampu mengenai market Afrika dengan cukup baik. (meski dia di shoot di Australia)

Selain itu, Black Panther adalah salah satu film karya Marvel paling laku, dan dengan ngetrennya Meme dan joke Black Panther di negara kita sendiri, seperti Mba’ku, M’baku Jusuf T’challa, Tarian Khas Wakanda sesudah sambutan Pak RW dan Pak Camat, tentunya potensi profit dan gatebreaking untuk masuk ke pasar Afrika dari Black Panther sangat tinggi.

Ia kaya, ayahnya kaya, ia setia pada negaranya… Ialah, Jusuf T’challa

Selain itu udah ada sekuel, dan… yah, T’Challa kayanya gak mungkin di “mati” in sama MCU. At least not anytime soon.

Kesimpulan: Post Kolonialisme! (Gak akan mati)

Black Widow

Jadi, berikutnya kita kembali ke dunia Internet dan masalah sosial yang OMG sering pisan diungkit, dan juga dijadikan clickbait bedah buku… Feminisme… (seriusan, ini katanya udah jadi running joke 3 tahun di Sahabat Museum Asia Afrika, dan kata kakak-kakak disitu, masukkin Feminisme ke judulnya, dijamin setidaknya 50 cewe akan datang).

Nah, dengan sedikitnya tokoh perempuan di Infinity War, kalau Black Widow dibunuh, akan banyak sekali Feminism based posts nongol tuh namanya di Reddit, dan apa lah… Jadi, meski dalam banyaknya faktor lain (such as marketing, film kedepannya, fanbase) Black Widow jadi kandidat cocok, besar kemungkinan dia gak akan dibunuh kecuali Marvel mau dipandang sebagai sexist oleh beberapa fanatik feminisme di Internet…

Untuk film, setahuku banyak yang kepengen film Black Widow, tapi yah, kayanya gak bakalan ada… too bad. Mengingat satu dua faktor lain, kalau Black Widow akan ngilang dari MCU, alias kontrak Scarlett Johansson habis, gak bakal dibunuh.

Kesimpulan: Feminism! (Tipis lah)

Bucky Barnes (Winter Soldier)

Sebagai aktor, Sebastian Stan cukup kebuka, dan diizinkan studio untuk membuka satu atau lebih hal ke umum… dan setahuku Sebastian Stan sudah disewa untuk 9 film, dan setahuku Bucky baru nongol dengan role penting untuk 5 film? Jadi, Bucky masih ada hutang kontrak 4 film lagi sama Studio.

Selain itu, Bucky sendiri juga tampaknya akan menjadi temannya T’challa di film-film Black Panther… tampaknya dia dapet rumah baru di Wakanda… jadi… nope, he’s not gonna die…

Kesimpulan: Wakanda Forever! (Gak akan mati)

Captain America

WAHAHAHA!

Sesudah Wolverine yang katanya immortal itu dibunuh karena kebanyakan disiksa, ada cukup banyak teori di Internet, bilang bahwa karena Chris Evans itu main dengan jenggot, dan Hugh Jackman juga berjenggot pas dia mati, ada teori yang bilang Captain America akan…. dibunuh X-X

Yeah jenggotnya doang, namanya juga teori…

Tapi sebenernya masuk akal lho… Udah mah Chris Evans sendiri sebagai aktor gak mau main jadi Captain America lagi, potensi film berikutnya rendah, dan Chris Evans kayanya sudah cocok untuk pensiun dan gantung perisai.

Kesimpulan: Jenggot itu penanda akan mati untuk orang dengan regeneratif skills (Tinggi)

Doctor Strange

Pleaseeeee, jangan bunuh Cumberbatch!

Kebanyakan fangirl nya kayanya ini mah… (including my mom apparently)

Dalam aspek marketing, potensinya rendah untuk ngematiin Stephen Strange karena film seperti ini cukup kena ke philosopher dengan membahas Astral Realm and stuff. Well, with the market opened untuk fangirl, mystic things dan sequels, tentunya, Doctor Strange masih rendah kemungkinannya untuk dibunuh.

Tapi yang masih aku gak yakin itu, apakah Time Stone-nya akan diambil sama Thanos atau gak? Dan mengingat source power utamanya Doctor Strange itu dari Eye of Agamotto, maka umm… Mari kita lihat output Doctor Strange tanpa Eye of Agamotto kalau emang diambil Thanos.

Kesimpulan: Filsafat dan Mistis! (Tipis lah)

Falcon

Mengingat kesempatan Captain dibunuh, gak kecil-kecil amat, jadi ada kemungkinan… Falcon yang jadi wingman (pun intended) dari Steve Rogers ini akan mengambil peran seorang patriot ala Steve Rogers.

Falcon bisa aja sih dibunuh, mengingat kurangnya pasar. Tapi menurutku dengan lack of fanbase Falcon ini, membuat film segede Infinity War momen yang kurang pas buat ngebunuhnya. Kurang… monumental, fenomenal, atau apa lah kata yang pas…

Apakah mungkin akan ada film standalone Falcon? Kayanya gak sih, tapi siapa tahu 🙂

Kesimpulan: Wingman! (Tipis lah)

Guardians of The Galaxy

Sekali lagi, komedi! Dan kali ini adalah sebuah tim yang memang ngakak, dan juga punya pasarnya sendiri.

Sebagai currently satu-satunya film yang explore Marvel in Space dan merupakan tim dengan key hero-nya sendiri, probabilitas mereka dibunuh super rendah. Kecuali Nebula yang udah bilang di Vol. 2 bahwa dia ingin YOLO dan vengeance ke Thanos… terus jamin kalau Nebula mau nyobain aja vengeance-nya… kalau gak gagal dia mati, dia bakal ngebunuh Thanos dengan catatan dia mati…

Movie-wise? Yeah ada juga yang namanya… Guardians of the Galaxy Volume 3! Kalau mereka dibunuh, atau siapalah bakalan dibunuh, kayanya bakalan di film standalone punya mereka sendiri.

Kesimpulan: Film ini film yang bukan Avengers tapi feature a team! (tipis lah, kecuali Nebula)

Hawkeye

BUNUH! BUNUH! BUNUH!

Ini opini: Honestly, Hawkeye itu rada lame… sayangnya. Dia bisa aja punya swag yang rada banyak, tapi gak, dia rada lame, dan terlalu… gak cocok buat dibiarin hidup, atau dibuat film standalone-nya.

Ini fakta: Jeremy Renner sendiri udah stuck and nyangkut di role Hawkeye cukup lama. Like looooonggg looooooong time, 6 tahun gitu? dan sejujurnya, dengan banyaknya stuff aneh baik secara tech di Wakanda, atau mistis di Kamar Taj, maka… kayanya potensinya rendah untuk film Hawkeye. Selain itu dengan banyaknya human tech-y stuff, dan makin banyak hal aneh di MCU, makin tipis kemungkinan human touch dari Hawkeye akan kepake. Currently mungkin Jeremy Renner semacam aset menunggu untuk dimatikan, atau untuk dipensiunkan oleh MCU.

Kesimpulan: Human touch tidak dibutuhkan lagi… (Mungkin?)

Hulk

Hulk itu tokoh yang perannya di MCU itu justru sebenernya… gimana ya… Kurang krusial dan meaningful. Kadang malahan Bruce Banner gak bisa menahan alter ego-nya dan asset miliknya dibalikkan menjadi beban, yang malah merugikan tim Avengers. Dan kayanya mulai boring di Avengers of Ultron pas dia berkali-kali dimanfaatin temper-nya.

Tapi baru saja di Thor: Ragnarok, signifikansi-nya dan peran humoris yang Hulk, (bukan Bruce Banner) bisa bawa… cukup dan emang tinggi, jadi dengan gaya Thor yang makin nyantai dan lucu abis diputusin Jane (kayanya karena kemahalan buat nyewa Natalie Portman), ini cocok untuk dibuat terus friendship antar Thor Banner, dan Thor Hulk ini.

Kesimpulan: Bros Forever, Hulk and Thor (Tipis)

Iron Man

Ah, Tony Stark… arrogant genius yang kickstart Marvel Cinematic Universe.

Ah, Robert Downey Junior… Aktor yang kemahalan untuk bisa disewa dan dibuatkan banyak film

Ah, Iron Man… tokoh yang sangat ikonis, dan sepertinya cocok untuk dibunuh dengan momentum yang dibawa di Infinity War kali ini.

Jadi, berdasarkan 3 persona yang secara teknis orang yang sama itu… Tampaknya banyak potensi untuk me “mati” kan Iron Man di Infinity War, dan ini opini… Kayanya dia bakalan mati untuk menghemat budget dan juga CGI untuk semua Iron Man suit yang dia pernah buat

Kesimpulan: Budget bisa digunakan untuk hal lain (TINGGI!  BANGET!)

Loki

Fangirl Tom Hiddleston… please, oh please.. jangan marah…

Untuk penikmat cerita sejati, Loki yang gak jadi mati sejumlah banyaknya dunia menurut para Asgardian (9 kali) ini… Mulai menyebalkan… Yeah,  sesudah usil ganggu, dan comat-comot ini, terus usil bantuin para pahlawan, Loki yang swag dan keren ini, sebenernya bisa banget dibunuh…

Mungkin entah sama Thanos pas ngasih Tesseract, atau entah kapan… tapi intinya, Loki mulai “ngebosenin” di MCU, dan potensi pelanjutan ceritanya makin rendah… kecuali mau dibuat gak jadi mati lagi…

Tapi mungkin aja sih mengingat reaksi internet itu mungkin, dan jika fangirl posting ke sosmed dengan muka sebel… yah… we’ll see… apakah dia akan dibiarkan hidup atau di”mati”kan.

Kesimpulan: Loki membuat aku binguuuuuuuuuuung… (Mungkin?)

Scarlet Witch

Scarlet Witch memberikan peran adolescence, dan sedikit inexperience juga. Meski dia gak entirely human, kayanya untuk memberikan human touch ke sesuatu di tahun 2018 ini tidak terbatas ke Hawkeye style yang literally human… Tapi dengan menunjukkan superhuman yang super vulnerable, dan meski sangat kuat, nyatanya dia masih manusia…

Jadi, Scarlet Witch itu calon banget buat gak dibunuh, sebagai pengganti human touch Hawkeye yang menurutku rada… boring. Dan Scarlet Witch sendiri punya kekuatan juga untuk memutar realitas dan menyelamatkan beberapa hal yang dirusak Thanos… Kayanya Wanda Maximoff masih lama dari mau ketemu sama Pietro…

Kesimpulan: Jangan bunuh aku dulu, biar aku tambel dulu ini kerusakannya… (Tipis lah)

Spider-Man

Nggak… Ada sekuel yang lagi dikerjain… Tom Holland dan immaturity-nya ini super cocok untuk mengisi gap humanity yang hilang tadi. Dan terlalu banyak geek kaya aku menjadikan dia sebagai role model, karena dasarnya karakternya mirip 🙂 . Mengejar cewe, tapi gak bisa, geek-y, doyan kaos, pinter (ini mah kayanya ngaku doang ya 😛 )…

Tom Holland juga baru banget mau make kostum buatan Om Stark, dan aku gak sabar ngeliatnya!

Kesimpulan: Geeks will rule the world (Gak akan mati)

Thor

THOR! Banyak yang ngira dia bakalan mati, karena perannya mulai membosankan sayangnya… Tapi ini tidak mengurangi fakta bahwa dirinya itu malahan mendapat peran baru sebagai raja dari Asgard, dan meski kehilangan mata-nya, ia tampak makin bijak, dan makin kece… Jadi, Chris Hemsworth yang makin keren ini, masih punya potensi market.

Mengingat Thor udah diputusin sama Jane Foster, yang ternyata juga seorang aktor dengan harga sewa mahal, dan kebetulan juga frustrasi sama The Dark World dan lain-lain, jadi diputusin off-screen, alhasil… potensi untuk love life di future films akan ada… Kalau emang mau di expand ke situ.

Terus banyak geek kepengen punya Mjolnir yang udah gak ada juga, dan kalau Thor-nya gak ada gak bisa jualan Mjolnir dong 🙁

Kesimpulan: Thor is the god of hammers, not thunder (Mungkin?)

Vision

Hiks… Hiks… Hiks…

Sedih deh… Kalau nonton trailer Infinity War aja kan keliatan ada ekstraksi Batu Akik paksa dari jidad-nya si Vision ini. Dan sebenernya kayanya sangat mungkin dia mati karena otaknya dia dicopot.

Selain itu, potensi dia dibunuh demi membuat penonton nangis beres tahu bahwa ada some form of romance diantara Vision sama Scarlet Witch… juga jadi potensi…

Dari market, yang ada malahan orang kangen sama Jarvis :/ tapi tentunya ini tidak mengurangi kesenangan dan happiness orang kalau liat Vision yang canggung tapi bijak itu… Well… We shall see.

Kayanya dia bakalan dibunuh, dan Wanda Maximoff akan kehilangan Vision, dan Pietro dalam 2 film Avengers… kasihan…

Kesimpulan: Romeo and Juliet bagus karena endingnya tragis… bunuh aku! (TINGGI! BANGET!)

In Conclusion

Sayangnya dunia perfilman sudah berubah. Sekarang komersil juga menjadi faktor produksi film, terutama dalam film sebesar ini yang bisa branch out menjadi puluhan film standalone. Tentunya, sekilas mengecewakan pisan, kalau tahu story ini sebenernya dilatar belakangi sebuah… marketing dan merchandising…

Tapi, ini tidak berarti bahwa ceritanya jadi gak bisa dinikmati dong…

Ceritanya akan tetep fun, meski dia ada semacam backstage action dalam bentuk marketing dan selling stuff, dan juga… yah… lot’s of stuff…

Anyways, until next time!

Ragnarok: Mitos Vs Film, Versi Bahasa Indonesia

Ragnarok: Mitos Vs Film, Versi Bahasa Indonesia

Jadi ada beberapa temanku pas SD yang meminta aku untuk buat versi Bahasa Indonesia dari artikel ini, dan aku memutuskan untuk meluangkan 45 menit waktuku untuk mentranslate artikel versi Inggris-nya dengan yang Bahasa Indonesia… Jadi ini versi Bahasa Inggrisnya jika penasaran.

Dengan dirilisnya Thor: Ragnarok minggu ini, (atau tepatnya kemarin), aku telah memutuskan untuk membuat sebuah artikel yang mengupas istilah Ragnarok dan Ragnarök sebenarnya di Mitologi Norse, membandingkannya dengan versi mitologi dan Versi MCU. Silahkan menikmati artikelnya!

DISCLAIMER: Berisi spoiler dari film, dan banyak detail brutal, cukup untuk membuat Ceritanya Kronos tampak sopan.

Untuk tujuan trivial, aku membandingkan istilah Ragnarök dan Ragnarok. Oh, dan beberapa nama dari film Thor sebelumnya mungkin saja sama dengan yang ada di Mitologi Norse. Tapi aku belum menonton Thor: The Dark World sih, jadi aku sedikit clueless mengenai film itu.

Ragnarök VS Ragnarok

Dalam Mitologi Norse, Ragnarök adalah kiamat, hari dimana orang mati akhirnya bisa emm… Mati, atau mungkin bisa benar-benar istirahat, dan yang hidup akhirnya bisa mati. Nah, pada hari itu, semuanya akan memudar menjadi hitam, dan mereka akan dilempar ke Ginnungagap atau, Norse Black Hole, seperti aku suka bilang.

Dalam buku komik Thor, Ragnarok adalah codename untuk clone jahat Thor dari Earth-816. Ragnarok punya semua kekuatan Thor, tapi lebih pintar dan jahat. Awalnya ketika aku mendengar judul film berikutnya Thor, kukira Thor akan bertemu dengan Ragnarok di MCU, namun setelah menonton trailernya, plotline Thor: Ragnarok lebih mirip dengan Ragnarök di Mitologi Norse, tapi diubah sedikit.

Sebelum ke spoiler di film… aku mau beralih ke sisi “Ragnarök”, baru nanti pergi ke bagian Ragnarok dari Thor: Ragnarok

Ragnarök

Jadi kita bicara tentang kiamat Norse. Ragnarök secara harfiah artinya “Takdir para Dewa”, dimana Odin, ayahnya Thor, Raja Asgard, karena sangat paranoid, memberikan salah satu matanya untuk pohon Yggdrasil (detail dilanjut di bawah), agar diberi izin meminum airnya, dan mendapat ramalan takdir yang dimaksud.

Jawabannnya simple, ada di bawah.

Norse Geography

Guide Geografi Norse dulu, mengenai tempat dan istilah yang mungkin kamu belum tahu… Pertama-tama ini ada 9 dunia Norse.

  • Asgard: Kota Dewa-Dewi perang. Dewa-Dewi yang tinggal di sini disebut Aesir, contohnya Thor, dan Odin.
  • Midgard: Bumi, makhluk yang tinggal disini disebut manusia, seperti penulis artikelnya.
  • Jotunheim: Dunia para raksasa, makhluk yang tinggal disini adalah raksasa (atau Jotunn di bahasa Nordik))
  • Vanaheim: Dunia Dewa-Dewi sihir dan alam. Dewa-Dewi yang tinggal disini disebut Vanir
  • Niflheim: Dunia kabut dan es. Raksasa Es tinggal disini, seperti yang disebut dalam film pertama.
  • Muspelheim: Dunia Api. Raksasa Api yang tinggal di sini, karena Raksasa Es butuh saingan temperatur…
  • Helheim: Alam orang mati yang tidak heroik. Kenapa tidak heroik? Karena mereka tidak mati dalam pertempuran, atau perang. 😀
  • Alfheim: Alam para Elf. Iya… Hanya itu.
  • Nidavellir, atau Svartelheim: Dunia Gua milik para Kurcaci. Mereka tinggal di gua karena mereka akan menjadi batu jika mereka terkena sinar matahari.

Sekarang mari kita buat kamu lebih bingung lagi!

  • Bifrost: Jembatan pelangi Asgard. Tidak seperti di film Thor, dimana Bifrost adalah mercusuar untuk memanggil orang, Bifrost adalah jembatan untuk sampai ke Asgard..
  • Yggdrasil: Pohon dimana ada 9 dunia. Setiap potongan akar atau ranting ada 1 dunia.
  • Valhalla: Hotel, ok mungkin bukan hotel per se, tapi surga orang Norse. Untuk masuk ke sini kamu harus mati secara heroik, dengan memegang senjata. Setiap hari orang-orang disini akan berlatih untuk berperang pas Ragnarök.
  • Vigrid: Lapangan seluas 600 kilometer dimana Ragnarök akan dilaksanakan.
  • Naglfar: Kapal orang mati. Lanjut ke bawah untuk penjelasan lebih detail.
  • Einherjar: Penghuni Valhalla. Prajurit-prajurit Odin untuk mati secara heroik (lagi) saat Ragnarök
Geografi Norse 101, Yggdrasil dan 9 Dunia

Tanda-Tanda Ragnarök

Aku cuma Bercanda Bro!

Sebelum Ragnarök secara resmi memulai, ada bagian dari ramalan tersebut, di mana Baldr, Dewa Cahaya, anak dari Odin, akan mati di tangan Loki. Jika itu terjadi, maka Ragnarök pasti akan terjadi. Jadi, Frigg, istri Odin dan ibu Baldr, memberi perintah pada setiap benda mati (Iyap… benda tidak bernyawa), untuk terpental dari Baldr jika mendekat dengannya.

Begitu itu terjadi, para dewa memutuskan untuk bersenang-senang dan membuang semuanya ke wajah Baldr, menyebabkannya terpental tanpa ada apapun yang terjadi, dan jatuh dari mukanya. TAPI! Frigg lupa satu hal, daun Mistletoe tidak terpantul Baldr. Frigg mengabaikan fakta, tapi Loki tahu, jadi dia menipu saudara buta Baldr, Hod, untuk melempar mistletoe ke arahnya.

Jangan percaya sama Loki, jangan lah pokoknya… Mistletoe itu diberi racun, dan saat mistletoe itu menusuk Baldr, dia mati. Loki berkata … “Aku cuma bercanda bro!” Tapi bagaimanapun, Loki membenci orang yang disukai semua orang, contohnya Baldr. Karena ini, Loki dihukum … Dan jika kita berbicara tentang detail brutal, ini bagian yang kumaksud.

Anak-anak Loki dari istrinya Sigyn dibunuh, dan diamputasi, usus mereka kemudian digunakan sebagai rantai, menjaga Loki di dalam gua dan terikat pada batu. Aku belum selesai … Seekor ular dikirim mengelilingi leher Loki seperti dasi. Setiap detik, ular itu akan meludahi racun itu ke wajahnya, menyebabkannya terbakar dan kesakitan. Tapi, Loki masih bisa memproyeksikan citranya ke dunia nyata, dan jika cukup kuat, dia bahkan bisa memproyeksikan bentuk fisiknya.

Hukumannya Loki, dengan Sigyn untuk menemaninya.

Jadi apakah itu cukup menyenangkan? Aku gak tahu… sorry… Tapi, ini mengkonfirmasi Ragnarök akan terjadi, masalahnya… Kapan?

Anak-Anak Loki

Loki memiliki 3 anak yang akan lahir dari salah satu perselingkuhannya dengan Raksasa perempuan Angrboda. Semua 3 anaknya sama-sama mengerikan, dan semua diasingkan atau dirantai di suatu tempat oleh Aesir dan Vanir, karena takut mereka akan memulai Ragnarök lebih awal dari yang diinginkan. Jika mereka benar-benar lahir, maka Ragnarök dikonfirmasi, karena 3 anak ini memainkan peran yang sangat penting pada hari itu.

Anak nomor 1, Hel, Dewi Kematian

Hel adalah hmm … Dia seorang dewi, tapi agak rusak. Sisi kanan wajahnya adalah seorang wanita muda cantik yang normal. Sisi lain, sisi kirinya adalah zombie, mayat hidup, dan mengerikan. Dia tidak memiliki kekuatan yang spesial selain mengendalikan orang mati, tapi Odin segera melemparkannya ke Helheim, menjadikannya Ratu dari orang mati. Kalau Odin mendapatkan prajurit Limited Edition di Valhalla, Hel mendapatkan sisa-sisa orang mati, mendapatkan penyebab kematian yang biasa saja, dari penyakit, atau karena umur tua.

Hel menyimpan dendam soal ini, dan telah bersumpah untuk mengirim orang mati untuk kembali menyerang yang hidup selama Ragnarök.

Hel, Dewi Kematian yang Bipolar

Anak Nomor 2, Ular Laut Jormungandr:

Jormungandr adalah seekor ular laut yang ukurannya sekitar garis Khatulistiwa. Ya dia sangat besar. Sekarang kamu mungkin bertanya, bagaimana seorang raksasa, dan seorang setengah dewa/raksasa, memiliki seekor ular raksasa sebagai anaknya? Jangan tanya aku, Poetic Edda, atau buku cerita besar mitologi Norse tidak memiliki ini, aku hanya memberikan versi yang lebih menyenangkan untuk dibaca.

Anyways, Jormungandr lahir di Midgard, dan kelahirannya menyebabkan kekacauan besar, memaksa Thor, yang tugasnya melindungi Midgard dan manusia, membuat Jormungandr pingsan dengan menyetrumnya, dan mengirimnya ke kedalaman lautan. Ketika Jormungandr lahir, dia tidak sebesar itu, tapi seiring berjalannya waktu, dia bisa tumbuh dari mungkin panjang benua Amerika sampai ukurannya saat ini, seukuran khatulistiwa.

Artwork Modern Jormungandr

Jormungandr tertidur sekarang, beristirahat dan bertumbuh, tapi saat Ragnarök mulai, dia akan terbangun, jauh lebih besar dari ukuran tubuhnya saat Thor pertama kali melawannya.

Anak Nomor 3, Serigala Fenrir

Fenrir mungkin yang paling ditakuti di antara anak-anak Loki. Ketika dia lahir, dia adalah serigala biasa, mungkin sedikit lebih besar, tapi Fenrir adalah serigala yang sangat menakutkan. Setelah lahir, keinginannya sederhana, menyerang (baca: memakan) para dewa.

Pada serangan dan kemarahannya di Asgard (Critically speaking, bagaimana dia bisa sampai di Asgard dengan cepat? Dia lahir di Jotunheim), dia melukai Odin, dan para dewa langsung bergegas masuk ke Nidavellir, mencari Rantai Terkuat di seluruh ke sembilan dunia, yang hanya para Kurcaci bisa tempa.

Rantai Fenrir sudah siap, tapi Fenrir tidak bodoh, dia adalah anak Loki, dewa terpintar (atau, ya licik) di seluruh mitos Norse, dia tahu ada sesuatu yang aneh. Jadi, Dewa Duel dan Keadilan, Tyr bergegas maju, dan tanpa rasa takut dia meminta Fenrir untuk menggigit tangannya saat dia mencekik binatang itu, sementara semua orang Aesir harus merantai sang serigala dengan rantai yang dibawa dari Nidavellir. Setelah kehilangan lengan kanannya, dia tahu itu adalah sebuah pengorbanan yang harus dilakukan. Fenrir kemudian dilemparkan ke sebuah pulau yang lokasinya berubah ke tempat yang berbeda setiap hari, dan Fenrir diikat di sana sampai Ragnarök.

Tyr tanpa tangannya sesudah melawan Fenrir

Pada hari Ragnarök Fenrir akan tumbuh seukuran bus Double Decker, dan akan jauh lebih ditakuti, karena percaya aku, jika serigala yang sedikit lebih besar dari serigala normal dapat melukai banyak dewa, bayangkan yang sangat besar.

Sekarang apa yang akan terjadi pas Ragnarök?

Ragnarök, Kejadian Hari-H

Jadi, apa yang akan terjadi pada Ragnarök? Nah pertama, menurut ramalan Odin, Ragnarök akan terjadi setelah 3 musim dingin non stop, atau di bahasa Norse, Fimbulwinter, yang berarti Einherjar bisa mempersiapkan lebih banyak setelah 2 musim dingin non-stop, tapi mereka telah mempersiapkan diri untuk selamanya, jadi kayanya tidak akan menjadi masalah. Selama Fimbulwinter orang Viking akan berperang demi makanan yang makin menipis.

Setelah itu, kapan semua orang akan mati? HAHAHA! Ragnarök didesain untuk menjadi hari yang menyakitkan dan sangat lama, jadi ini mungkin bakal lebih panjang dari yang dikira…

OKE! Siapa yang mematikan lampu?

Jadi, matahari dan bulan disebut Sol (dewi) dan Mani (dewa) masing-masing di Mitologi Norse, mereka adalah dewa-dewi yang dikutuk oleh Odin untuk mengorbit Midgard karena dia cemburu bahwa Sol dan Mani adalah anak yang lebih keren dan bisa dibanggakan daripada Anak-anak Odin sendiri.

Sol dan Mani akan dimakan oleh Serigala Hati dan Skoll, yang akan memakan Sol dan Mani untuk sarapan dan makan malam di Ragnarök. Ini bisa berarti Ragnarök dimulai pada gerhana, tapi Norse kekurangan sains untuk menjelaskannya.

Jadi Skoll dan Hati dikirim ke langit untuk terus-menerus mengejar mereka selama berabad-abad sebagai bagian dari kutukan Odin kepada Sol dan Mani. Dua serigala itu diciptakan hanya untuk memastikan mereka menderita, dan tidak dapat beristirahat. Oleh karena itu, Sol dan Mani akhirnya kehabisan energi setelah terbang dan berlarian selama itu, dan mereka akan menjadi makanan serigala!

Sol dan Mani dikejar para serigala

Setelah ini, Skoll dan Hati memakan bintang-bintang, dan para orang Norse akan bertanya … “Siapa yang mematikan lampu?” Karena langit sekarang gelap gulita.

Bangun dan beraktivitas itu irrelevan.

Jormungandr sudah bangun. Aku gak tahu bagaimana, dia hanya … emm… bangun tidur! Setelah terbangun, Loki terbebas dari guanya karena gempa besar yang terjadi oleh gerakan makhluk itu!

Begitu Loki dibebaskan, dia akan pergi ke Helheim, dan mencari Hel. Tunggu… jangan tanya tentang Jormungandr … Hanya karena dia terbangun tidak berarti dia siap berperang, dia masih punya beberapa rencana sebelum itu. Jormungandr akan mengguncang bumi saat Loki membutuhkannya untuk mengguncang bumi, setelah Naglfar mencapai Vigrid.

Jormungandr akan diam sementara itu, sementara Loki pergi ke Helheim, berangkat dengan Hel di Naglfar.

Ayo Berangkat Ke Kiamat!

Ketika mendengar istilah Kuku, aku serius… Kuku kaki orang mati akan dipakai untuk membuat kapal Naglfar, kuku mereka akan dipotong dan dibuat sebagai kapal… JIJIK!

Kapal para orang Mati

Setelah kapal siap, dan Loki ada sebagai laksamana, kapal itu akan berangkat, mengambil beberapa musuh lagi dari Aesir. Dari Helheim, kapal itu berisi dengan Hel, zombie-zombie pasukan hel, Loki, dan anjing raksasa peliharaan Hel, Garm.

Perhentian pertama… Jotunheim!

Setelah mencapai Jotunheim, para raksasa akan mengisi Naglfar, dan di antara para raksasa itu adalah Kapten-nya Hrym.

Perhentian kedua… Kenapa kita berhenti?

Jadi, inilah masalahnya … Setelah sampai di Jotunheim, mereka akan pergi ke Niflheim, yang kurasa bukan masalah, dunia-dunia itu berdekatan satu sama lain. Mereka tidak menjemput siapa pun (sesuai dengan Poetic Edda), tapi mereka berhenti di Niflheim karena ada bongkahan es besar. Setelah Fimbulwinter berakhir, gunung es itu akan meleleh. Jadi, inilah alasan Norse bukan penggemar musim panas, mereka takut Ragnarök akan dimulai. Aku membayangkan para orang viking tepuk dahi pada kita karena setiap hari kita semakin dekat pemanasan global.

Ini sangat kontra produktif … Ragnarök hanya dimulai setelah Fimbulwinter, tapi Fimbulwinter juga memperlambat Ragnarök, serius?

Nah menurut puitis lain, ada pilihan lain bagi Ragnarök untuk memulai tanpa akhirnya Fimbulwinter. Jika Jormungandr cukup kuat untuk membuat tsunami di Niflheim dan Midgard sekaligus, Naglfar akan berlayar melewati gunung es, dan mereka dapat berjalan ke pemberhentian ketiga mereka sebelum menghancurkan dunia, mungkin membeli donat terakhir mereka, atau makan siang, Karena Loki akan drop-off mereka di medan perang kiamat.

Perhentian ketiga! Musselheim? Muscleheim? Muspelheim!

Jadi, setelah beberapa spellcheck memang benar Muspelheim. . .

Di Muspelheim mereka akan menjemput … Raksasa api … Dipimpin oleh Surtr … Tujuan Raksasa Api ini yang paling penting dalam mengakhiri dunia menurut pendapat saya.

Pada Vigrid, ketika sebagian besar dewa lemah, atau mati, Mereka akan mengaktifkan mode self-destruct dan membakar ke-sembilan dunia seperti pembom bunuh diri. Tanpa mereka, orang Aesir mungkin sudah mati, manusia mungkin tenggelam, Vanir mungkin kehilangan semua sihir mereka dengan alam, namun tujuan Ragnarök tidak tercapai, karena dunia tidak dapat dimulai dari awal.

Jadi mereka berangkat ke Vigrid, bersama Hrym memastikan mereka menikmati perjalanan mereka untuk mengakhiri dunia … maaf, ke 9 dunia.

Doomsday Alarm Clock

Heimdall, yang pekerjaannya sama seperti di film Thor, yaitu untuk menjaga Bifrost, memiliki sangkakala yang dikenal sebagai Gjallarhorn … Sebuah sangkakala yang fungsinya untuk mengingatkan orang, seolah mengatakan “BANGUN! HARI INI KIAMAT”. Heimdall diberitahu untuk meniup sangkakala karena Heimdall dapat melihat seluruh 9 dunia sekaligus, yang berarti, ketika dia melihat Naglfar berlayar ke depan, dia dapat memperingatkan Aesir dan Vanir untuk bersiap-bersiap perang.

Ketika Klakson itu dipencet… kiamat akan dimulai.

Peristiwa Ragnarök dimulai dengan Odin mengendarai dan mengumpulkan Einherjar dengan kuda ber kaki 8-nya, Sleipnir, kedua gagaknya, dan dengan membawa senjata besarnya, Gungnir. Kebiasaan untuk orang Viking yang mempunyai senjata untuk memberi nama senjatanya, karena itu akan membuka potensi penuh senjata itu, terutama jika diperlakukan seperti teman dan sesama manusia.

Odin Rushing With His 8-Legged Steed

Dewa-dewa lainnya, di antaranya adalah Thor, Tyr, Heimdall dan Frey (Dewa Musim Panas, Vanir, bukan Aesir) juga mengikuti pimpinan sang Allfather.

Setelah mencapai Vigrid, suasana terasa tegang, karena ini adalah takdir yang tak bisa dihindari selama beberapa abad terakhir, menunda atau kabur bukan lagi pilihan. Semua takdir mereka telah diungkap oleh Odin, mereka tahu persis bagaimana mereka akan mati, tapi mereka juga tahu takdir adalah sesuatu yang tidak dapat mereka hindari.

Mereka Semua Mati…

Oke, jadi akhirnya kita bisa mencapai bagian di mana para makhluk kekal mati … Tunggu, maaf, orang Norse tidak pernah mereferensikan dewa-dewi mereka sebagai makhluk kekal.

Bagaimanapun juga, para dewa-dewi Norse tidak all-mighty, dan kupikir sebaiknya memanggil mereka makhluk yang lebih kuat daripada manusia, tidak seperti Dewa-dewa Yunani yang abadi, mereka tidak. Jadi, inilah bagian dimana mereka akan mati! Aku sudah lama menunggu lama untuk menulis bagian ini, karena ini bagian paling seru-nya.

Setelah sampai di medan perang, Loki segera membangunkan anaknya, Jormungandr, memerintahkannya untuk marah, dan menciptakan tsunami, dan menenggelamkan para manusia! Sebagai pelindung Bumi, Thor terbang dengan Mjolnir dan terbang ke Midgard, melawannya dalam sekejap, meledakkan makhluk itu dengan petir dari palunya yang legendaris.

Sebelum hal lain terjadi, anjing Hel, Garm maju dengan cepat, menggigit Tyr, saat ia melawan anjing itu dengan satu-satunya tangannya, dengan pedangnya, ia memotong kiri dan kanan, mendorong anjing itu untuk mundur, memastikan Garm tidak menyakiti dirinya, atau orang lain.

Tidak lama kemudian, Jotunn, Zombie, Einherjar, dan Dewa mulai bertengkar, menikam dan memotong satu sama lain. Di tengah semua kekacauan ini, Hel berdiri di belakang, mengendalikan orang mati. Fenrir bergegas maju, hanya untuk diblokir oleh Sleipnir dan Odin, dan merasakan tusukan Gungnir’nya Odin.

Odin Melawan Fenrir

Heimdall berhadapan dengan Loki, saat ia bergerak dari kiri ke kanan, seperti seorang pembunuh, dengan berhati-hati ia merencanakan gerak-gerik untuk membunuh dewa yang melihat semua dan mendengar semuanya (ini harfiah, Heimdall dapat melakukan ini jika dia menginginkannya). Akhirnya, Loki memainkan trik meninggalkan decoy, membingungkan penjaga Asgard, Loki melanjutkan dengan menusuk Heimdall, menyebabkannya teriak kesakitan, lalu Loki melangkah ke depan, dengan belatinya, ia memastikan wajahnya adalah hal terakhir yang dilihat Heimdall.

Raksasa Api Surtr bertatapan dengan Frey. Mereka adalah musuh alami, api, kekuatan yang merusak, melawan pertumbuhan musim semi yang menenangkan dan kehangatan musim panas (dengan global warming, ini jadi panas yang menyengat, tapi ya begitulah). Frey tidak memegang senjata, dia menukarkan Pedang Sumarbrander-nya sebagai hadiah pernikahan untuk Raksasa cantik yang dinikahinya. Bagaimanapun juga, dia harus melawan sang raksasa api, terlepas dari api membara yang mengelilingi mereka berdua, yang disebabkan oleh panas Surtr yang dipancarkannya, Frey masih bertarung dengan sihirnya, mengalihkan Surtr.

Kekacauan yang Surtr timbulkan saat Ragnarok

Kembali ke Midgard, Jormungandr telah menenggelamkan sebagian besar manusia, sementara memuntahkan banyak racun, melelehkan pohon dan jalan yang kena dengan racunnya. Thor melakukan yang terbaik untuk menangkis binatang itu, dia mencoba segalanya, serangan jarak dekat, badai petir, melemparkan Mjolnir, membanting dirinya dari udara. Apapun, usahanya tampaknya hanya mengganggu si ular raksasa. Dengan tenaga yang tersisa, dia mencoba yang terbaik untuk menyetrum air, seperti yang dia lakukan terakhir kali. Jormungandr tampak lemas, tapi itu banyak energi Thor yang terkuras untuk menganggu makhluk itu.

Terbang sekali lagi, Thor melihat dampak kekacauan yang dilakukan Jormungandr. Di udara ia melihat pemandangan dari manusia yang tenggelam, rumah yang hanyut, pohon yang tumbang, dan tebing dari gempa yang ditimbulkannya. Dia tahu dia perlu melakukan sesuatu yang sangat berani untuk mengalahkan makhluk itu. Thor menyiapkan energi apa pun yang tersisa untuk menyalurkan badai petir dan bergegas maju membawa awan badai bersama Mjolnir-nya, melemparkannya ke dalam mulut ular itu, membelahnya menjadi dua. Upaya Thor berhasil, namun dalam proses mengalahkan Jormungandr, ular itu memuntahkan racun ke muka Thor, dan saat ia turun lagi, ia mundur 9 langkah di tanah … Ke tanah ia jatuh, saat ia menarik napas terakhirnya, ia meninggal secara heroik. membela Midgard dari ancaman yang paling berbahaya.

Untung aku yakin Thor tidak akan mati di Thor: Ragnarok, karena itu akan buruk bagi bisnis film mereka, kecuali Marvel Cinematic Universe ingin menghidupkan kembali orang lain, seperti yang selalu mereka lakukan, kecuali untuk Uncle Ben.

Kembali ke dataran Vigrid …

Frey yang berikutnya untuk mati… Seperti type Pokemon mengajariku, dan tentu saja, SAINS! Rumput kalah dengan Api, dan kamu tidak ingin melawan Raksasa Api sebagai Dewa yang pekerjaannya adalah menumbuhkan tanaman. Frey telah tahu takdirnya saat dia menyerahkan pedangnya sebagai hadiah pernikahan untuk Istri Raksasa kesayangannya. Frey dibakar, dilemahkan, saat Surtr menghabiskannya dengan pedangnya yang berapi-api, dan Dewa Musim Panas tidak dapat melakukan apapun, kekuatannya terkuras, tanaman yang dia ciptakan terbakar dalam sekejap, dan dia menerima takdirnya.

Odin melangkah mundur, meninggalkan Fenrir untuk membuat kekacauan di jajaran Einherjar-nya, karena dia tahu dia harus menyelesaikan seseorang terlebih dahulu, seseorang yang memulai perang ini, seseorang yang suka bermain “lelucon”… LOKI! Dengan delapan kaki kudanya, Odin bergegas maju, dengan Gungnir-nya didepannya, ia menghunus tombaknya ke Dewa licik itu, membunuhnya.

Fenrir sangat marah … Dia tidak dapat menerima bahwa ayahnya meninggal … Fenrir melompat dan memakan Odin, UTUH, membunuh sang allfather. Namun, mengetahui ini adalah cara dia meninggal, Odin telah menyiapkan anak laki-laki untuk kesempatan ini (aku tahu, kalimat aneh, tapi dia benar-benar melakukan itu).

Jadi, anak laki-laki Odin, Vidar, yang telah menyiapkan sepatu bot sangattebal untuk menginjak wajah Fenrir tanpa kehilangan satu pun jari kakinya, melangkah ke mulut Fenrir yang terbuka, dan saat Fenrir menggigitnya, Vidar mencekik serigala itu sampai mati … seluruh hidupnya, Vidar telah disiapkan untuk saat itu juga, yang menunjukkan Paranoia Odin terlalu parah.

Sepatu tebal… oke…

Sementara itu, Tyr telah berhasil memotong anjingnya Hel, Garm, tapi tanpa digigit beberapa kali. Garm melukai sang Dewa Perang, membiarkannya menggeliat kesakitan, sampai Surtr dan tentara raksasa api-nya meledak untuk mengakhiri kesengsaraan setiap dewa di luar sana.

Akhirnya, setelah sebagian besar Einherjar, Vanir dan Aesir meninggal, para Raksasa Api mengikuti sebuah formasi yang dipimpin oleh Surtr, saat mereka menenggelamkan dunia dalam kobaran api dan mengorbankan diri mereka untuk membersihkan 9 cabang Yggdrasil dari apapun yang telah ditinggalkannya …

Dunia telah terulang kembali, dan hanya beberapa yang selamat …

Survivors of Ragnarök

Di antara banyak yang meninggal di Ragnarök, beberapa orang Aesir dan Vanir berhasil bertahan …

Magni dan Modi, dua putra Thor selamat karena Odin telah berjanji dan menyampaikan bahwa 2 putra Thor akan bertahan dan mewarisi Mjolnir, Thor memilih 2 anak kesayangannya untuk memimpin para Aesir yang hampir punah.

Vidar selamat, karena rencana ayahnya untuk membunuh Fenrir, Vidar diberi hadiah untuk bertahan hidup Ragnarök, jika dia berhasil membalaskan Odin.

2 Manusia diberi perlindungan di Yggdrasil oleh Thor sebelum dia melawan Jormungandr, dan Thor menyuruh mereka untuk merepopulasi kembali bumi setelah Ragnarökberakhir.

Yggdrasil menumbuhkan bumi baru dari apa pun yang tersisa darinya, yaitu lautan, dan dunia telah kembali lagi.

Wow! Semoga kamu menyukai cerita itu!

Sekarang untuk versi cerita Thor: Ragnarok …

 

Thor: Ragnarok

BERHENTI JIKA KAMU TIDAK MAU SPOILER!

Membahas Mitos versus Trailer MCU

Masih disini? *sigh* aku berharap pembaca sudah nonton saja kalau begitu ya…

Dari trailer aku menyimpulkan bahwa Loki adalah orang baik sekarang … Jadi begitulah, sigh … Loki yang jahat selalu mengagumkan menurut saya. Maaf, itu salah … Loki tidak percaya pada baik dan jahat, karena dia merasakan perang sebagai dua pihak berkelahi satu sama lain, dan literatur Norse tidak memiliki konsep Good and Evil … Aku lebih suka Loki bertarung dengan putrinya. Hel, yang sayangnya, tampaknya bukan putri Loki, dan Loki tidak mungkin meminta bantuan Hel kali ini.

Sekarang kita memiliki Hulk, yang beberapa orang mungkin ragukan alasan dia di film ini, tapi Hulk bisa masuk deskripsi tentang Viking Berserker dengan cukup baik, beberapa Einherjar adalah Berserker, yang merupakan orang-orang yang bertarung tanpa batas apapun ketika mereka marah, seperti Hulk.

Kemudian ada Odin, Heimdall, dan Sif, di Mitos, Odin bertempur dan meninggal, sayangnya, dari apa yang aku lihat dari trailer, portrayal Anthony Hopkins sebagai Odin sepertinya tidak ada dalam perang. Heimdall sepertinya tidak ada, karena aku ragu pria bertudung merah itu memang Heimdall, tapi kuharap memang begitu. Sif adalah Istri Thor dalam mitos, dan tidak seperti di film Thor, dia bukan pemanah, atau pemburu atau apapun … Dia adalah dewi Bumi dan pertumbuhannya, jadi ada perbedaan di sana, walaupun begitu aku tidak yakin Sif adalah kembali untuk saat ini

Aku juga melihat sekilas Serigala Raksasa yang aku berdoa adalah Fenrir, karena aku tidak sabar menunggu dia terbunuh oleh siapapun yang ada di bioskop.

Film Versus Mitos

Yap, aku sudah menonton filmnya, dan inilah beberapa perbedaan dari hal-hal yang benar-benar terjadi di film ini, bagian ini penuh dengan Spoiler, dan aku rasa ada banyak, terutama karena film ini cukup erat hubungannya dengan mitos, menjauhlah dari bagian ini jika Anda belum menonton filmnya.

  • Peran Surtr … TUNGGU! Subtitle film menyebutkan Surtur, yang mungkin sedikit salah karena ada masalah pengucapan. Perbedaan utama antara film dan mitosnya adalah bahwa Surtr tidak membunuh Hel, dan membakar semuanya, yang di filmya, dia hanya membakar Asgard.
  • Kehadiran Hel Dalam film… Nama dia Hela, yang aku tidak bakal complain, karena puisi Norse kuno menggunakan nama Hela, dan nama modern menjadi Hel. Hel / Hela bukan anak Odin, dan, Hel juga tidak memiliki dunianya sendiri. For The Record, di film pertama, Thor menyebutkan satu dunia yang tidak ada dalam versi 9 mitos Dunia, yaitu Nornheim, kemungkinan substitusi MCU dari Helheim.
  • Selanjutnya, aku mau bahas Fenrir, dan Fenris, yang walaupun serigala Hel tidak begitu menakutkan dalam film ini, kehadirannya ada, dan Fenris, juga seperti Hel dan Hela, memiliki nama Norse kuno Fenrisr, yang beberapa sebut sebagai Fenrir, dan juga ada yang menyebut Fenris, jadi tidak ada masalah besar di sana, hanya versi yang berbeda.
  • Kekuatan Thor … Aku gak bercanda di sini, Thor tanpa palu seperti … Sebuah bom tanpa detonatornya. Bomnya masih ada di sana, dan kamu bisa memukul kepala orang dengan benda itu, tapi tujuan utamanya tidak tercapai. Dalam Mitologi Norse, dengan 20-30 Jotunn, Mjolnir dapat dengan mudah diangkat, dan disembunyikan dari Thor. Lalu Thor tidak berguna … Seperti, dia punya senjata cadangan yaitu tongkatnya untuk memukul orang, tapi dia tidak bisa menyetrum orang lain, dan dia juga tidak bisa terbang. Tapi yah, maka tidak ada ruang untuk kepahlawanan di filmnya jadi oke aja deh …
  • Valkyrie. Meskipun tidak dijelaskan tugas asli mereka di filmnya, di mitos Norse Valkyrie umumnya tidak melakukan apa-apa selain menarik orang-orang heroik ke Valhalla, dan iya, di MCU, seperti yang disebutkan oleh Thor dan terlihat dalam pencurian memori oleh Loki, mereka menjaga takhta Asgard, jadi itu hanya perbedaan kecil saja.

Nah begitulah … P.S. FILM YANG BAGUS! juga cameo Stan Lee yang ditempatkan dengan baik.

Thanks for reading!

Ragnarök: The Myth v The Movie

Ragnarök: The Myth v The Movie

With the release of Thor: Ragnarok this week, (or precisely tomorrow) I’ve decided to make an article peeling the phrase Ragnarok and the real Ragnarök in Norse Mythology, comparing it with the real life version and the MCU Version. Please Enjoy the article!

P.S. Indonesian Version of this Article

DISCLAIMER: May contain Spoilers from the Movie, and VERY VERY Gory details… Enough to make Kronos’s story look like a polite one.

Also, I’m comparing the two terms of Ragnarök and Ragnarok here, and for trivial purposes, some of the names in the previous Thor movies, are the same as those in Norse Mythology, although… I haven’t watched Thor: The Dark World yet though…

Ragnarök VS Ragnarok

In Norse Mythology, Ragnarök is the apocalypse, the day where the dead can finally rest, and the living can finally die. Well, on that day, everything will fade to black, and they will be tossed onto the Empty Void Ginnungagap (I think I spelled this right), or as I like to call it, Norse Black Hole

In the comic books of Thor however, Ragnarok is a code name for an evil clone of Thor from Earth-816. Ragnarok retains all of Thor’s powers, but is smarter and is pretty evil. At first when I heard the title of Thor’s next movie, I thought Thor would meet Ragnarok in the MCU, but apparently after the trailer, Thor: Ragnarok’s plotline will be Ragnarök in Norse Mythology, but altered.

Nevertheless let us move on onto the “Ragnarök” side of things, before going onto the Ragnarok part of Thor: Ragnarok

Ragnarök

Right, so we’re talking about apocalypse. Ragnarök is literally translated to “Fate Of The Gods”, which Odin, who you should know as Thor’s father, King of Asgard, because of his paranoia on the subject, he gave one eye to the world tree, Yggdrasil and dranked some of its water, while asking what the Fate of The Gods is.

The answer is simple, but I’ll discuss the prophecy down here.

Norse Geography

A simple guide first, regarding terms and places and stuff you might not know… Firstly here are the 9 Worlds.

  • Asgard: City Of The War Gods, Gods that live here are called Aesir
  • Midgard: Earth, creatures that live here are called humans, the writer of this article is definitely a human.
  • Jotunheim: World of the Giants, those who live here are basically large humans, or well Giants (Jotunn in Ancient Norse)
  • Vanaheim: Realm of the Nature Gods, Gods that live here are called Vanir
  • Niflheim: Realm of Fog, Mist, and Ice. Giants live here, specifically, Ice Giants, or as the first Thor movie states, Frost Giants
  • Muspelheim: Realm of Fire. Fire Giants live here, because the Ice Giants need a rival.
  • Helheim: Realm of the dishonorable dead. Why dishonorable? Cause they didn’t die in battle.
  • Alfheim: Realm of Elves. Pretty much that
  • Nidavellir, or Svartelheim: Cavern World of Dwarves. Cause Dwarves are petrified when they come into contact with the sun, they live in Nidavellir.

Now have some more terms to confuse you more!

  • Bifrost: The Rainbow Bridge of Asgard. Unlike in the Thor movies, where the Bifrost is the beacon (or well gate), in Norse Mythology, Bifrost is the bridge, not the gate, or beacon.
  • Yggdrasil: The tree where the 9 worlds sit on. On each branch lies a world, and you guessed it, Yggdrasil has 9 branches.
  • Valhalla: A hotel, ok maybe not a hotel per se, but a place in Asgard where people that died courageously can live and train till they rest, fight and die in Ragnarök.
  • Vigrid: A 600 kilometer plains somewhere in the 9 worlds where Ragnarok’s war would be fought
  • Naglfar: Ship of Nails, or Ship of The Dead, more explanation below
  • Einherjar: People training in Valhalla, members of Odin’s Army who died heroically to fight with him during Ragnarök
Norse Geography 101, Yggdrasil and the 9 Worlds

Signs Of Ragnarök

It’s Just A Prank Bro!

Before Ragnarök officially begins, there is a part of the prophecy, where Baldr, the God of Light, also son of Odin, would die in Loki’s hands. If that happens, then Ragnarök is surely an undodgeable fate. So, Frigg, Odin’s wife and Baldr’s mother, gave orders to every inanimate object (you read this right, inanimate), would bounce off of Baldr.

After that happened the gods decided to have fun and toss everything to Baldr’s face, causing it to bounce harmlessly, and fall off. BUT! Frigg forgot one thing, the Mistletoe doesn’t bounce off Baldr. Frigg ignored the fact, but Loki found out, so he pranked and tricked Baldr’s blind brother, Hod, to throw a mistletoe at him.

Of course, don’t trust Loki! The Mistletoe was covered in poison, and when the mistletoe hit Baldr, he died. Loki said… “It’s just a prank bro!” But regardless, Loki’s motives were simple, he hated people everyone loves, which is Baldr. Because everyone hates Loki. Cause of this, Loki got a punishment… And if we’re talking about gory details, this is the goriest part of the story.

Loki’s sons from his Wife, Sigyn was killed, and amputated, their Intestines were then used as chains, keeping Loki inside a cave and tied to a rock. I’m not done yet… A snake was sent to circle around Loki’s neck like a bow tie. Every second, the snake would spit venom to his face, leaving it scarred and burned. But, Loki still can project his image to the real world, and in fact, he can even project his physical form. Although he has a cap for that, he needs lots of strength to project his physical form.

Loki’s Punishment, With His Wife Accompanying Him

So… was it worth it? I don’t know… Anyways, this has proved that the prophecy will come true, Ragnarök will begin!

Loki’s Children

Loki has 3 children waiting to be born from his affair with the Giantess, Angrboda. All 3 of his children are equally terrifying, and all are bound or chained somewhere by the Aesir and Vanir, fearing they will start Ragnarök earlier than wanted. If they are truly born, then Ragnarök is confirmed, cause these 3 play very important parts on that day.

Child number 1, The Goddess Hel:

Hel is hmm… She’s a goddess, but is somewhat broken. Her right side of her face is a perfectly fine beautiful young woman. The other side, her left side is a zombie, undead, and is monstrous. She has no powers, that I know of that is, but Odin immediately cast her to Helheim, making her Queen of The Dishonorable Dead. While Odin gets the Limited Edition Warriors in Valhalla, Hel gets the scraps of dead people, getting the typical death cause of sickness, or old age kind of dead people, definitely not the collectors edition thing.

Therefore, Hel is vengeful cause of this, and has sworn to send the dead to storm back to the living during Ragnarök.

The Bipolar Goddess Of The Underworld

Child Number 2, The Sea Serpent Jormungandr:

Jormungandr is a sea serpent whose size is about the entire Equator line. Yes he’s that large. Now you’re probably asking, how does A Giantess, and A Pseudo Giant-God, have a snake that large as an offspring? Don’t ask me, Poetic Edda doesn’t has this, I just gave a more fun version for you to read.

Anyways, Jormungandr was born in Midgard, and his birth caused massive chaos, forcing Thor, whose job is to protect Midgard and humans, to make Jormungandr faint, and send him down to the depths of the ocean. When Jormungandr was born, he wasn’t that large, but over the course of time, he could grow from maybe the length of the American continent to his current size, the size of the equator.

A modern day artwork of Jormungandr

Jormungandr is asleep now, resting and growing, but in Ragnarök, he’ll wake up, much larger than his size when Thor first fought him.

Child Number 3, The Wolf, Fenrir

Fenrir is probably the most feared among Loki’s Children. When he was born, he was a regular wolf, well probably slightly larger, but Fenrir is a very scary wolf. Upon birth, his desire was simple, attack the gods.

On his attack and rage in Asgard (Critically speaking, how did he reach Asgard that fast? He was born in Jotunheim), he wounded Odin, and as the gods rushed in to Nidavellir, looking for the strongest Chains in all of reality, which only Dwarves could forge.

Fenrir’s chains were ready, but Fenrir isn’t dumb, he’s the son of Loki, the smartest god out there, he knew something was up. So, the god of Duel and Justice, Tyr rushed forward, and he fearlessly asked Fenrir to bite his hand off as he strangled the beast, while all of the Aesir must kill and chain him with the chains brought from Nidavellir. Upon losing his right arm, he knew it was a sacrifice to be made. Fenrir was then thrown to an island whose location drifts to a different place every day, and Fenrir was bound there until Ragnarök.

Tyr lost his hand after fighting Fenrir

At the day of Ragnarök Fenrir will grow onto the size of a double decker bus, ish, and is going to be a force to be reckoned with, cause trust me, a slightly larger wolf can hurt lots of gods, imagine a gigantic one.

There we have the signs that Ragnarök will begin, issue is WHEN will it begin? Now, I will tell you what will happen on the day Ragnarök does begin.

Ragnarök, D-Day Events

So, what exactly will happen on Ragnarök? Well firstly, according to the prophecies of Odin, Ragnarök will happen after 3 straight winters, or in Norse, the Fimbulwinter, which means Einherjar could prepare much more after 2 straight winters, but then again they have prepared for an eternity so I don’t think that’ll be an issue. During Fimbulwinter Viking Brethren would fight with each other for food.

After that, when will everyone die? Not so fast, Ragnarök was meant to be a painful and terribly punishing day!

Who Turned Off The Lights?

So, the sun and moon is called Sol and Mani respectively in Norse Mythology, those 2 are gods that are cursed by Odin to orbit Midgard because he is jealous that Sol and Mani are better children than Odin’s own Children.

Now, Sol and Mani will be devoured by the Wolves Hati and Skoll, which would eat Sol and Mani for Breakfast and Dinner on Ragnarök. This pretty much means Ragnarök begins at an eclipse, but the Norse lack the Science to explain it.

Anyways Skoll and Hati was sent to the skies to constantly chase those 2 for centuries cause of Odin’s curse to Sol and Mani. Those 2 wolves were just created for the sake of making sure those 2 suffer, and can’t rest. Therefore, Sol and Mani would finally run out of juice after flying and running around for that long, and they’d be wolf food!

Sol and Mani being Chased by Wolves

After this, Skoll and Hati feast on the stars, and the vikings would sort of yell out… “Who turned off the lights?” Cause it was DARK out there.

Waking Up Doesn’t Mean Doing Something

Jormungandr was awake. I don’t know how, he just… you know, woke up! Upon waking up, Loki was freed from his cave because of the massive fissures created by that thing!

Once Loki is freed, he would travel to Helheim, and seek for Hel’s help. (Remind me to write that again, it sounds funny). Wait don’t ask about Jormungandr… Just cause he is awake doesn’t mean he is ready for war, he still has some plans before that. Jormungandr will shake the earth when Loki needs him to shake the earth, after the Naglfar reaches Vigrid.

Jormungandr would lie dormant in the meantime, while Loki travels to Helheim, departing with Hel in the Naglfar.

Let’s Carpool To Apocalypse.

When you heard nails, I’m guessing your thinking those used to make planks stick to walls? The one that we hit with a hammer? Yeah, you’re wrong… I mean LITERAL nails. The dishonorable dead would have their toenails cut, and used to make this ship. Gross!

Ship Of The Dead…

After the ship is ready, and Loki is there as admiral, that ship would depart, picking up some more enemies of the Aesir. From Helheim, the ship is filled with Hel, The Dishonorable Dead zombies, Loki, and Hel’s Giant Dog, Garm.

First stop! Jotunheim!

Who, by the way, the giant Watchman Eggther would signal other giants via his ginormous Lyre. Upon reaching Jotunheim, the giants would fill the Naglfar, and among the giants would be the Captain Hrym.

Second Stop! Why did we stop?

So, here is the thing… After reaching Jotunheim, they would go to Niflheim, which I guess isn’t a problem at all, those worlds were close from one another. They don’t pick up anyone (according to Poetic Edda), but they stop at Niflheim because of massive icebergs. Only after Fimbulwinter ends, that iceberg would melt. So, this is the reason the Norse aren’t fans of summer, they fear Ragnarök will begin. I imagine the vikings are frowning on us when we are this close to global warming.

This is very counter productive… Ragnarök only begins after a Fimbulwinter, but Fimbulwinter is also slowing down Ragnarök, like really?

Well according to other poetics, there is another option for Ragnarök to begin without Fimbulwinter ending. If Jormungandr writhes enough to make a tsunami in Niflheim and Midgard at once, the Naglfar would sail past the iceberg, and they can make their way to their 3rd stop before destroying the world, probably buying their last set of doughnuts, or lunch, as Loki drops them off to the battlefield of apocalypse.

Third Stop! Musselheim? Muscleheim? Muspelheim!

So, after several spellchecks it is indeed Muspelheim. . .

At Muspelheim they will pick up… The fire giants… Led by Surtr… The purpose of these Fire Giants are almost definitely the most important in ending the world in my opinion.

At Vigrid, when most of the gods are weak, or are dead, They would activate self destruct sequence and burn down all of the Nine worlds like a suicide bomber. Without them, the Aesir might be dead, the humans might be drowning, the Vanir might lose all of connection to nature, but the purpose of Ragnarök isn’t achieved, as the world cannot reset.

So they depart to Vigrid, with Hrym making sure they are enjoying their trip to end the world… sorry, The 9 Worlds.

Doomsday Alarm Clock

Heimdall, whose job is just like in the Thor movies, which is to guard The Bifrost, has a horn known as Gjallarhorn… A horn whose function is to remind people, as if saying “WAKE UP! IT’S THE APOCALYPSE!”. Heimdall was told to blow the horn because Heimdall can see from a pretty far range, meaning, when he sees the Naglfar sailing forward, he can warn the Aesir and Vanir to prepare for war.

When That Horn Is Sound, Ragnarök Begins

The events of Ragnarök pretty much starts with Odin riding and rallying the Einherjar with his 8 Legged Horse Sleipnir, and his ravens, while carrying his mighty weapon, the Gungnir. It is customary for the wielder of a weapon to name the weapon, because that would unlock the weapon’s full potential, especially if you treat it like a friend and a single human being.

Odin Rushing With His 8-Legged Steed

The other Gods, among them are Thor, Tyr, Heimdall and Frey (God of Summertime, A Vanir, not Aesir) also followed the rallying Allfather.

Upon reaching Vigrid, the air was tense, seeing that this is an unavoidable fate for the past few centuries, it isn’t an option to turn back now. All of their fates have been revealed by Odin, they knew exactly how they are going to die, but they also knew fate was something they could not avoid, so bravely they fought.

They’re All Dead…

Okay, so finally we can reach the part where the so called Immortals die… Wait, sorry, The Norse has never referenced their gods as immortals.

Anyways, these gods, especially the Norse ones are not all-mighty, and I think I’ll call them stronger beings than humans, unlike the Greek Gods who are immortal, they aren’t. So here comes the part where they’ll die! I’ve been waiting a decently long time to write this part.

Upon reaching the battlefield, Loki immediately wakes up his child, Jormungandr, commanding it to rage, and create tsunami’s, and drown mankind! As the protector of the Earth, Thor flew with Mjolnir and rushed forward, flying to Midgard, fighting him in an instant, blasting the creature with bolts from his mighty Hammer.

Before anything else happened, Hel’s dog, Garm rushed, biting Tyr, as he defended against the dog with his only hand, with his sword, he cut left and right, pushing the dog back, making sure Garm doesn’t harm him, or anyone else.

Not long after, Jotunns, Zombies, Einherjar, and Gods fought with each other, stabbing and slicing each other. In the midst of all this chaos, Hel stood in the back, commanding the dead. Fenrir rushed forward, only to be blocked by Sleipnir and Odin, and having a taste of Odin’s Gleipnir.

Odin Fighting Fenrir

Heimdall faced off with Loki, as he slipped left to right, like an Assassin, stealthily planning his move to kill the god who sees all and hears all (this is literal, Heimdall can do this if he wills it). Finally, Loki played magic tricks, confusing the Guardian of Asgard, Loki proceeded to stab Heimdall, causing him to grunt in pain, until Loki thrust forward, with his daggers ready, making sure his face is the last one that Heimdall sees.

The Fire Giant Surtr locked eyes with Frey. It seems to me they are natural enemies, flames, a destructive force, against the calm soothing growth of spring, and the peace of summer. Frey holds no weapon, he traded his Sumarbrander as a wedding gift for a beautiful Giantess he married. Regardless, he fought the fire giant, regardless of the flames surrounding the two of them, caused from Surtr’s pure heat that he radiates, Frey still fights bravely with his magic, stalling the Fire Giant.

Surtr Causing Chaos During Ragnarök

Back in Midgard, Jormungandr has drowned most of the humans, while spewing out lots of Venom, melting whatever tree or path it encounters. Thor did his best to fend off the beast, he tried everything, melee attacks, thunderstorms, tossing his hammer, slamming forward from mid-air. Regardless, his efforts seem to tickle the giant serpent. With all of his might left, he tried his best to electrocute the waters, like he did last time. Jormungandr seemed weakened, but that was a lot of Thor’s energy drained out to poke the beast.

Flying once more, Thor saw the destructive impact Jormungandr did. In the air he saw a bird eye view of drowned humans, washed away homes, fallen trees, and fissures from the earthquakes it caused. He knew he needed to do something very bold to defeat the creature. Thor prepared whatever energy he has left to channel thunderstorms and rushed forward carrying storm clouds with his Mjolnir, tossing it inside the serpent’s mouth, splitting it in half. Thor’s efforts succeeded, but in the process of defeating Jormungandr, the serpent spewed out venom, and as he took 9 steps back on the ground… To the ground he fell, as he took his last few breaths, he’s died a heroic death defending Midgard from it’s most dangerous threat.

Fortunately I’m certain Thor won’t die in Thor: Ragnarok, cause that would be bad for their film business, unless the Marvel Cinematic Universe wants to revive another person, like they always did, except for uncle Ben.

Back onto the plains of Vigrid…

Frey was the next to fall… As Pokemon types taught me, and of course, SCIENCE! Grass loses to Fire, and you don’t want to fight a Fire Giant as a God whose overall job is to grow plants. Regardless, he knew his fate when he gave away his sword as a wedding gift for his beloved Giantess Wife. Frey was burned, weakened, as Surtr finished him with his blazing sword, and the God of Summer was unable to do anything, his powers were drained, plants he created burned in an instant, and he accepted his fate.

Odin stepped back, leaving Fenrir to wreck chaos in his Einherjar ranks, for he knew he needed to finish someone first, somebody who started this war, somebody who likes to play pranks… LOKI! With his eight legged steed, Odin rushed forward, with his Gungnir thrusted forward, he runs forward, stabbing the Trickster, killing him.

Fenrir was enraged… He cannot accept the fact his father died… Fenrir leapt and feasted on Odin, whole, killing the allfather. However, knowing this is the way he died, Odin has prepared a son for this occasion (I know, weird sentence, but he really did that). So, Odin’s son Vidar, who has prepared boots thick enough for him to step on Fenrir’s face without losing a single limb, stepped on Fenrir’s open mouth, and as Fenrir bit it, Vidar strangled the wolf to death… His whole life, Vidar has been prepared for that very moment, which shows Odin’s Paranoia is WAY overboard.

Those Boots Are Thick…

Meanwhile, Tyr has successfully cut Hel’s Dog, Garm, but without getting bitten several times. Garm wounded the War God, leaving him to writhe in pain, until Surtr and his army of fire giants explode, ending the misery of every god out there.

Finally, after most of the Einherjar, Vanir and Aesir died, the Fire Giants followed in a formation lead by Surtr, as they drowned the world in flames and sacrificed themselves to clean the 9 branches of Yggdrasil from whatever it has left…

The world has come to a reset, and only a few survived…

Survivors of Ragnarök

Among the many who died in Ragnarök, some of the Aesir and Vanir did survive…

Magni and Modi, two of Thor’s sons survived as Odin has promised and prophecized that 2 of Thor’s sons will survive and inherit the Mjolnir, Thor chose 2 of his favorite sons to lead the fallen Aesir.

Vidar survived, because of his Father’s plans to kill Fenrir, Vidar was given the gift to survive Ragnarök, if he succeeds in avenging Odin.

2 Humans were given shelter in Yggdrasil by Thor before he fought Jormungandr, and Thor told them to repopulate earth after Ragnarök ended.

At the end of the world, the Yggdrasil grew a new earth from whatever was left of it, which was oceans, and the world has come to a reset!

 

Wow that was a heck of a story… Hope you enjoyed it!

Now for the Thor: Ragnarok version of the story…

Thor: Ragnarok

Stop here if you don’t want spoilers for any of the movie…

Peeling the Myths versus MCU Trailer

From the trailer I can conclude that Loki is a good guy now… So there’s that, sigh… Bad Guy Loki has always been awesome in my opinion. Sorry, that was wrong… Loki doesn’t believe in Good and Evil, for he perceives the war as two sides fighting against each other, and Vikings have no concept of Good and Evil… I prefer Loki fighting with his daughter Hel, who unfortunately, doesn’t seem to be Loki’s daughter, and Loki won’t probably be seeing Hel’s help this time.

Now we have Hulk’s existence, which some might doubt, but Hulk could fit the description of a Viking Berserker pretty well, some Einherjar are Berserkers, which are people who fight in an unstoppable rage when they are mad. Sounds like Hulk for me.

Then we have Odin, Heimdall, and Sif, in the Myths, Odin fought and died, unfortunately, from what I saw from the trailer, Anthony Hopkins’s portrayal of Odin doesn’t seem existent in the war. Heimdall doesn’t seem existent, as I doubt the guy with the red cape is indeed Heimdall, but I wish he is. Sif is Thor’s Wife in the myths, and unlike in Thor, she isn’t an archer, or a hunter or anything… She’s the goddess of Earth and growth, so there’s a difference there, although I’m not sure Sif is returning for the time being.

I also saw glimpses of a Giant Wolf I’m praying to be Fenrir, cause I can’t wait for him to get killed by whoever it is in the movies.

Peeling The Whole Movie Versus Myths

Well I’ve watched the movie, and here are a few differences of the things that actually happened in the movie, this section is filled with Spoilers, and I think lots of them, especially since the movie is pretty closely related to the myths, so a bit of a disclaimer, step away from this section if you haven’t watched the movie.

  • Surtr’s role… WAIT! The movie subtitle mentions Surtur, which might be a bit of an error cause pronunciation issues. The major difference between the movies and the myths is that Surtr doesn’t kill Hel, and burn away everything, which in the movies, he only burnt Asgard.
  • Hel’s presence. In the movie the name was Hela, which I’m not fussing about, cause the ancient Norse poems use the name Hela, and the modern name became Hel. Hel/Hela wasn’t Odin’s child, and then, Hel doesn’t have her own realm. Which for the record, in the first movie, Thor mentioned one world which doesn’t exist in the 9 Worlds version of the myths, which was Nornheim, probably the MCU substitute of Helheim.
  • Next, I’m going over Fenrir, and Fenris, which although Hel’s wolf isn’t that fearsome in the movie, the presence was reassuring, and Fenris, also like Hel and Hela, the ancient Norse names mention Fenrisr, which some literate as Fenrir, and some as Fenris, so no biggie there, just different versions.
  • Thor’s powers… I’m not joking here, Thor without his hammer is like… A gun without a trigger. The gun is still there, and you can theoretically hit people’s head with it, but it’s barely something. In Norse Mythology, with 20-30 Giants, Mjolnir can easily be lifted, and hidden from Thor. Then Thor is useless… Like, he has his backup weapon his staff to punch people, but he can’t electrocute anyone, nor can he fly. But well, then there is no room for heroism, then…
  • Valkyries. Although unmentioned of their pure tasks, Valkyries are generally doing nothing but pulling heroic people onto Valhalla, and yeah, in MCU, as mentioned by Thor and seen in Loki’s memory stealing, they do fight for the throne, so that’s just a minor difference.

Well there you have it… P.S. GREAT MOVIE! also a well-placed Stan Lee cameo.

 

Thanks for reading!