Skor Pemain: Liverpool vs Everton

Skor Pemain: Liverpool vs Everton

Merseyside Derby kemarin cukup menegangkan, sesudah membaca beberapa artikel mengenai skor pemain pada partai-partai sebelum ini, kurasa ini saat yang tepat untuk membuat artikel cepat seperti ini…

Selamat menikmati.

Catatan: 1, Banyak sekali kesalahan 2, Penampilan sangat buruk. 3, Penampilan buruk. 4, Tidak ada dampak.  5, Minimum dampak. 6, Penampilan rata-rata. 7, Penampilan baik. 8, Penampilan sangat baik. 9, Penampilan hampir sempurna. 10, Penampilan sempurna.

Alisson Becker. (7)

Reaksi-reaksi bagus dari Alisson pada babak pertama menjaga clean sheet dari Liverpool. Sesudah menangkis sundulan Andre Gomes yang berada tepat di depan mata, ia tidak diberikan tendangan yang begitu menantang, tetapi, ia tetap menjaga gawangnya dengan cukup baik. Memberikan sentuhan pada menit-menit terakhir pertandingan untuk membantu Alexander-Arnold mengumpan.

(Photo by Clive Brunskill/Getty Images)

Andrew Robertson. (7)

Banyak umpan bagus, banyak operan yang menantang pertahanan Everton, dan cukup krusial dalam mendorong bola jauh lebih dalam dari sisi sebelah kiri.

Joe Gomez. (7)

Gomez bermain dengan cukup baik, dan mengejar striker-striker Everton dengan cukup rapih. Skornya yang tinggi diberikan karena clearance ketika bola hampir melewati garis yang ia buat pada babak pertama.

Virgil van Dijk. (6)

Pengendalian bola yang baik di udara, dan memenangkan sebagian besar air duel yang ia hadapi. Namun, ada satu atau dua clearance yang kurang rapih dari pemain asal Belanda ini. Memberikan “assist” dan membuat Jordan Pickford melakukan blunder yang memenangkan pertandingan ini bagi Liverpool.

Trent Alexander Arnold. (7)

Sama seperti Robertson, bek kanan muda ini bermain dengan cukup baik. Memberikan umpan, mengambil tendangan sudut, dan bertahan dengan cukup tenang ketika Everton menyerang. Tendangannya pada menit terakhir mampu menciptakan blunder dari Pickford yang berujung ke sebuah gol.

Georginio Wijnaldum. (5)

Aku perlu Google untuk membantu mengeja namanya dengan benar. Dampak yang ia buat minim, tidak banyak operan bagus, hanya sedikit tekanan di sana dan di sini. Secara menyeluruh No. 5 Liverpool ini hampir tidak terlihat sepanjang pertandingan.

Fabinho. (8)

Fabinho memberikan Liverpool tekanan yang cukup krusial bagi lini tengah Everton. Sepanjang babak pertama, 3 tackle dari Fabinho mampu memenangkan bola dan menciptakan serangan balik yang dimanfaatkan Shaqiri dan Mané, sayangnya peluang-peluang tersebut tidak dieksekusi dengan baik. Sedikit memburuk pada babak kedua, namun masih melakukan beberapa tackling yang bagus.

Sadio Mané. (6)

Mané menerima tiga peluang yang baik sepanjang permainan, sayangnya ia gagal mencetak dan menciptakan apapun dari peluang tersebut. Meski eksekusi gagal darinya, ia masih bermain dengan cukup baik dan membuat pertahanan Everton kewalahan.

Roberto Firmino. (4)

Satu tendangan ke arah gawang yang mampu ditangkap dengan mudah, dan itu saja. Firmino tidak tampil dengan begitu baik dan sering kewalahan dalam situasi satu lawan satu. Ia juga memiliki masalah ketika berusaha berlari dan memulai counter attack pada beberapa menit terakhir. Hampir tiada dampak.

Xherdan Shaqiri. (6)

Sama seperti Mané, Shaqiri menerima satu peluang baik, dan ikut membantu menciptakan peluang. Sayangnya ia gagal mencetak gol dalam situasi satu lawan satu tersebut. Bagaimanapun juga, beberapa umpan dan omperan dari Shaqiri mampu menciptakan beberapa peluang.

Mohamed Salah. (6)

Lini depan Liverpool sedikit kesulitan dengan formasi 4-2-3-1 yang Klopp terapkan ketika Xherdan Shaqiri bermain. Mohamed Salah mungkin memiliki paling sedikit masalah di antara Striker Liverpool lainnya, tetapi pada partai kemarin, cukup jelas bahwa ia kurang nyaman memimpin lini depan Liverpool. Gagal memberikan tendangan ke arah gawang, ia hanya membantu menciptakan peluang yang gagal dieksekusi. Bagaimanapun juga, dampak Moh. Salah pada permainan masih tampak.

Cadangan

Naby Keita: 6. Tidak cukup waktu untuk melakukan hal yang krusial.
Daniel Sturridge: 7. Membuat pertahanan Everton kewalahan dengan sedikit Dribbling dan satu tendangan yang di blok seorang bek.
Divock Origi: 8. Ia memenangkan permainan ini karena ia berada di tempat yang tepat saat Pickford melakukan blunder. Selain itu, ia hampir mencetak gol juga pada menit-menit akhir, sayangnya bola tersebut tertahan oleh tiang gawang.

Membahas Blunder Pickford.

Pickford sebenarnya membuat blunder ini bukan karena kurang perencanaan, tapi menurutku karena ia pendek. Setidaknya untuk kiper. Tinggi Pickford hanyalah 1.82 meter, ini memberikan dia lebih sedikit room for error untuk membuat kesalahan ketika loncat. Kurangnya pengalaman Pickford mengatasi situasi seperti ini memberikan Liverpool 3 poin yang mereka butuhkan untuk bersaing dengan City untuk gelar liga Inggris.

Ekstra Konten untuk pembaca setia.

Mohon maaf karena blog ini kosong, aku sedang berusaha menyelesaikan buku yang kutulis, dan juga sempat kekurangan ide. Kurasa agar ada sedikit lebih banyak konten, dan blog ini tidak begitu kosong aku akan menuliskan artikel kilat dan sederhana seperti ini.

Dan juga, karena belum ada media olahraga Indonesia yang memiliki skor pemain seperti ini… 😀

Kurasa aku akan balik aktif pada minggu ketiga Desember… Sampai ketemu lagi ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *