Infinity Stones!

Infinity Stones!

Pada tahun 2018 ini, hal terpenting bagi para fanboy Marvel adalah… 6 Batu Warna Warni yang lokasinya masih rada-rada ga jelas ini lho… Although Infinity War baru mau keluar Mei 2018, abis Black Panther keluar, HYPEEE dari batu-batu ini melonjak… Kenapa?

Well baca yuk!

Spoilers Ahead for, nearly every Marvel Movie that’s featured an Infinity Stone, and some of those that don’t feature one. As Usual… “Be As Cautious As The Black Panther” (As Zuri)

Anyways, aku mau sedikit minta maaf artikel terakhir dan ini Marvel Related, aku setengah gabut dan lagi cari-cari ide gara-gara sempat sakit, jadi mau nulis yang ringan-ringan and rada fun aja… Regardless, besok ada artikel tentang board game! (atau lusa, tergantung sempet gak-nya)

Gara-gara Black Panther, Internet meledak dan bingung…

Kenapa ga ada Infinity Stone???????? MARVEL ngerahasiain lokasinya batu keenam… KENAPAAAAAAA… Kurang lebih itu most visited thread di Fandom Wikia-nya Marvel. Fanboy yang ngevisitnya sama juga kaya aku ga ada kerjaan… jadi banyak bikin teori mengenai tuh lokasi batu-batu akik ini.

Wait, kalau bingung napa disebut Batu Akik, liat foto Thanos.

Nah kan, dipakenya di tangan kaya orang-orang make Batu Akik, bahkan Thanos dah nyiapin tuh 6 slot cincin satu buat masing-masing batu akik.

Anyways, let us get on to the actual point of this article!

Infinity Stones!

Alkisah, para dewa tua, yang menciptakan universe Marvel, membuat dunia ini dengan batu rada besar (wait, kalau dibandingin asteroid kecil), sorry, dengan batu kecil… (hang on kayanya ga kecil-kecil amat deh…), ralat terakhir, dengan batu yang ukurannya relatif kecil atau besar, tergantung perspektif, dan warna warni.

Nah, karena dewa tua ini mirip dewa-dewi Yunani, mereka paranoid barang-barang mereka digunakan untuk hal-hal jahat, jadi mereka membelah batu ini jadi 6 batu berbeda, dan di sortir berdasarkan warna. Masing-masing batu mereka lempar ke entah belahan mana alam semesta, dan dipisahkan dengan harapan tidak mungkin disatuin lagi.

Sebelum ngebahas batu-nya, kalau 6 Infinity Stones itu disatuin lagi, kurang lebih yang megangnya punya kekuatan menciptakan universe lain, kaya para dewa pencipta alam semesta ala marvel telah lakukan… Which… umm… kayanya Marvel akan berubah ke level kereseannya DC urusan Multiverse lagi… dan semoga itu ga terjadi…

So, aku mau bahas tuh Batu Akik gaib satu-satu, dan kurang lebih Batu Akik-nya bisa ngapain!

Sebelum kesitu, kalau di komik, namanya bukan Infinity Stones, tapi Infinity Gems, di film diubah jadi Infinity Stones karena Thanos mau dianggap lebih kece dari kolektor batu akik di Indonesia… JENG JENG! All this time, villain terbesar MCU saingan terbesarnya adalah kolektor Batu Akik di Indonesia yang punya batu warna-warni.

Sayangnya, sekarang Batu Akik ga ngetrend lagi, jadi mau gimana lagi atuh… Thanos dah repot-repot ngeganti namanya, terus sekarang mau dia megang Batu Akik, atau Batu Mulia, gagal ngikut trend… Kasian deh…

Sorry, on topic! Infinity Stones!

Tesseract/Yang warnanya biru/Space Stone

Kalau pusing nginget which is which, tuh lah ya pokoknya, yang warnanya biru.

Batu Akik yang ini kurang lebih bisa memanipulasi ruang, dan dengannya, dia bisa ngasih kita akses ke dunia lain, atau kalau mau ditaro dalem nutshell, Space Stone itu punya fungsi buat teleportasi. History Tesseract ini sangat panjang… mungkin lebih panjang dari… entah apa, pokoknya rada panjang dan rese… Padahal powernya Tesseract cuma… Pintu Kemana Saja! Yang bisa di substitute Doraemon…

Pas Captain America: First Avenger main (which aku belum pernah nonton dari awal sampai akhir karena pas ada di bioskop aku belum cukup umur buat nonton, dan pas ada di TV, aku ga nonton sampe beres), Tesseract kelihatan pernah ngeteleportasi si Red Skull, tapi waktu itu, masih rada ga jelas kenapa dan bagaimananya.

Pas The Avengers main, on the other hand, Loki udah memperjelas bahwa si Tesseract/Space Stone ini bisa membuka gerbang ke tempat lain, which digunakan untuk memanggil makhluk dan prajurit dari Chitauri I, untuk kurang lebih merusak bumi, tapi intention pastinya aku lupa, intinya Space Stone ini bener-bener diharness power-nya pas Avengers, karena dia successfully membuka gerbang, sama persis seperti tujuan utamanya. Membuat ruang dan memindahkan hal (untuk ditaruh ke tempatnya) pas Universe ini dibuat.

Sesudah Avengers, Tesseract sendiri disimpan kembali ke tempat dia diambil in the first place, Asgard, kayanya para dewa tua mempercayakan Tesseract ke Odin dan Asgardian lainnya. Dari knowledge ku mengenai Norse Mythology sendiri, Asgard mungkin tempat yang cukup buruk untuk menaruh batu itu, karena… welp, seriusan, Asgard, Loki tinggal disitu, sebelum dia diusir. Di Asgard versi Norse myths, Loki usil, dan suka iseng-iseng pegang dan colong ini itu.

Now, to make things worse, ide-nya para Dewa tua ini backfire pas Thor: Ragnarok. Asgardnya (safe haven si Infinity Stone) hancur sama Surtr, dan saat Surtr dihidupkan Loki, Loki juga iseng dan comot tuh Tesseract, terus dia  bawa ke Spaceship bareng Thor. Jadi, untuk sementara lokasi Batu Akik biru ini cukup jelas…

Tapi, pas Secret Ending Thor: Ragnarok, kapalnya Thor dihadang oleh spaceship raksasa, which honestly masih ga jelas siapa yang didalemnya, kayanya sih Thanos… But who knows, maybe it’s the U.S.S. Enterprise… Wait no, beda film.

Orb/Yang warnanya ungu/Power Stone

Batu Akik ungu ini bisa dianggap yang paling destruktif kalau mau dibahas raw power-nya.

Lokasinya sejak pertama direveal masih sangat jelas karena belum ada yang colong-colong ini batu. Sepanjang history MCU baru ada satu orang (or precisely, Alien) yang pernah harness kekuatannya. Ronan The Accuser asal Kree, khusus ngambil batu ini hanya demi hancurin Xandar, karena Ronan ga ada kerjaan.

Ronan sendiri ngambil batu ini pas film Guardians of The Galaxy yang pertama, dan cuman dengan sekali slam palu-nya dia (yang ditempelin Power Stone). Planet Xandar udah kaya kena gempa 12 Richter…

Power Stone sendiri kekuatannya purely ngasih usernya infinite amounts of power, tapi kalau power ini ga dicontain dengan benar, maka ya… gitu deh…  kemungkinannya, kaya ledakkin Bom Nuklir dalam gedung kecil. Ledakannya masif banget, dan semua orang didalemnya mati, with potential deaths ke orang-orang yang diluar bom itu juga.

Nah, pas Ronan kalah sama Guardians dengan cara… umm Chris Pratt joget dan dia ditembak rakun yang dimainin Bradley Cooper, batunya diambil sama Star Lord, dan diamankan ke pemerintahan Xandar. So far sih, masih belum ada revelation apa-apa mengenai batu itu di film marvel lainnya.

Jadi, kayanya untuk sementara, Power Stone ini sementara aman.

Aether/Yang warnanya merah/Reality Stone

Awalnya aku bingung kenapa ada Reality stone dan, Space Stone karena in a nutshell, powernya sama-sama aja…  But it’s not, apparently it’s different… Anyways, Aether ini mungkin infinity stone favorit Bubi karena warnanya merah… Oh, dan Aether ini cair, jadi mungkin bisa dibilang Infinity Liquid instead of… stone…

Reality Stone ini, kalau tadi Space Stone bisa teleportasi dalam satu dimensi yang sama, Reality Stone ini bisa distort reality di dimensi ini, dan jika diharness dengan benar, bisa digunakan untuk teleportasi ke dimensi lain. Pas Universe ini diciptakan, Aether sendiri fungsinya untuk form reality, dan memastikan dimensi ini yang paling stabil. Kalau dimensinya ga stabil, kemungkinan besar, multiverse bisa fall apart kalau kena power dari Infinity Stones yang lain.

Since, kayanya Aether itu berperan cukup penting di penciptaan dimensi, String Theory, yang membahas multiverse juga kurang lebih ga beda jauh sama peran Aether di Marvel Universe. Fungsinya Aether buat create space yang bisa distabilkan oleh hal lain, dan persamaan real life-nya di String Theory juga mirip-mirip.

Kalau aku jelasin String Theory kayanya kepanjangan, tapi Intermezzo aja, String Theory itu teori yang ditemukan di mejanya Albert Einstein sesudah beliau meninggal, dan teori itu membahas strings yang menciptakan dimensi saat string/benang itu bergetar. Setiap getaran string balance out each other, dan membuat multiverse yang stabil.

Pas Thor: The Dark World main, Malekith iseng-iseng mengubah getaran benang-benang (or Dimensi), dengan Aether. Gara-gara Jane Foster ga sengaja nemuin ini Aether, Malekith bisa ngakses Universe Marvel dari Dimensi dia yang lebih dark. Alhasil… Ya, aku sebenernya ga nonton sampe beres sih… issue rating dan TV lagi… Tapi, kurang lebih Aether ini perannya di The Dark World mirip dengan Tesseract di Avengers.

Bedanya, yang satu manggil Alien dari dimensi ini, yang satu manggil Dark Elf dari dimensi lain.

Pas Secret Ending The Dark World, lokasi Aether ini ada di The Collector, karena menurut Asgardian yang menjualnya ke Collector, seseorang yang terlalu kaya dan ga ada kerjaan, tapi sampai sekarang aku juga ga tahu duitnya dia dari mana. Aether ini masih ada di Collector, karena menurut orang Asgard (dan simple reasoning, seriusan, jangan taro 2 bom di tempat yang sama), punya 2 Infinity Stone di tempat yang sama itu bahaya.

Scepter/Yang warnanya kuning/Mind Stone

Well, Mind Stone ini sebenernya udah ada sejak Loki nongol sambil bawa tongkatnya. Tapi ga ada yang tahu isinya Infinity Stone. . . (Warnanya kuning kok dalemnya, liat Vision tuh)

Mind Stone ini punya kekuatan untuk menciptakan consciousness, atau mind control. Yeah kurang lebih gitu doang. Tapi, coba bayangin sih, kalau ada sesuatu yang punya infinite thought dan consciousness, apa yang bakalan terjadi… Kayanya rada-rada gawat sih, tapi batu akik yang satu ini, sekarang di tempat yang relatif aman…

Originally, Mind Stone ini digunakan untuk craft consciousness di makhluk-makhluk ciptaan para dewa-dewa yang batch pertama. Mind Stone ini juga digunakan untuk memberi knowledge dan logical thinking ke orang-orang tersebut. Alhasil, orang-orang yang diciptakan ini bisa mikir… (YEAY! Sherlock sukses solve the case!)

Pas Age of Ultron, orang-orang baru tahu bahwa lokasinya si Mind Stone ini selama ini ada dalam Scepter/tongkatnya Loki. Pas Tony Stark iseng-iseng buka dan cari tahu apa isi tongkatnya Loki, Ultron udah tahu dari kapan tahu apa isinya, dan dia ambil Mind Stone-nya, hasilnya jadi… Makhluk bernama, Vision.

Well, Vision udah pernah nongol di beberapa film lain, dan gara-gara Mind Stone ini, dia jadi incredibly wise dan smart. Selain itu, source semua powernya Vision juga dari Mind Stone. Tapi yang aku rada-rada ga ngerti, gimana Mind Stone bisa membuat seseorang nembus tembok. Tapi, mungkin nanti dijelasin.

Sayangnya di Trailer Avengers Infinity War, Batu Akik di jidad-nya Vision di tarik paksa sama Thanos… Mari berharap ekstraksi Batu Akik-nya Thanos ga bakal sebrutal itu.

Eye of Agamotto/Yang warnanya hijau/Time Stone

Kalau ini Batu Akiknya dipakai sebagai kalung sama Doctor Strange.

Sebenernya posisinya disitu terus sepanjang film Doctor Strange, selalu di Sanctum Kamar-Taj-nya para Wizards. Kayanya dari zaman dulu juga posisinya disitu terus. Disimpan dalam kalung, untuk diputar-putar dan di harness kekuatannya, agar bisa memanipulasi waktu.

Time Stone ini bisa menciptakan waktu, mengulang loop waktu, mereverse waktu sebuah objek, memajukan waktu sebuah objek, atau merewind suatu event. Basically, kalau kamu kelewatan suatu episode serial dan ga tahu apa itu Torrent, atau VOD, maka… simply, request Doctor Strange buat rewind waktu biar kamu bisa catch up.

Eye of Agamotto sendiri masih rada ga jelas cara harness-nya, apakah perlu skill sihir, atau perlu converter (in this case Eye of Agamotto yang nutupin batunya) buat mengakses kekuatannya, atau perlu magic words or something…

Tapi, Eye of Agamotto ini belum boleh diambil Doctor Strange pas filmnya beres. Since, according to Wong, dia belum siap, jadi belum boleh megang Infinity Stone. Tapi… pas Thor: Ragnarok dan dia ketemu Thor, dia sudah pakai kalung itu full time, so… who knows?

Anyways, karena Time Stone-nya sendiri belum pernah kelihatan diluar Eye of Agamotto-nya, aku masih ga tahu apa dia bisa berfungsi tanpa trinket mata ini, dan andaikan dia bisa, gimana hasilnya…

Soul Stone/Yang belum nongol, tapi warnanya oranye…

Jadi, fans Marvel (including me) bingung abis nonton Black Panther. Banyak orang yang ngira bahwa, Soul Stone ini bakalan keluar pas Black Panther, karena Mystic-nya Wakanda masuk akal buat incorporate Soul Stone.

Soul Stone ini masih belum pernah di reveal sekalipun, tapi banyak teori, dan sebenarnya mungkin aja masih di Wakanda, tapi ga ditunjukkin directly.

Aku ga mau bahas banyak teori rese, tapi aku mau bahas dua saja yang paling mungkin, satu ada di Heimdall, Guardian of Asgard, dan satu lagi, ada di Wakanda tapi ga ditunjukkin.

Orange Eyes…

Teori yang bilang ada di Heimdall itu cukup simpel. Ada fan yang denger bahwa Heimdall selalu mengucap kata Soul kalau dia merefer ke seseorang yang dia lihat, dan dia juga ngeh ada jewel warna Oranye (kaya matanya Heimdall) di armor-nya Heimdall. Jadi dia nambahin 1+1 dan dapet 2!

Mungkin Heimdall bisa merasakan jiwa orang-orang karena Soul Stone di armor-nya dia. Power Soul Stone di Marvel Cinematic Universe sendiri belum clear, tapi fungsi Soul Stone adalah menciptakan jiwa dan perasaan orang-orang, kalau manipulasi jiwa aku ga yakin, tapi intinya apapun yang korelasinya dengan faith atau feeling, kayanya berhubungan dengan soul stone.

Downside dari teori Heimdall ini adalah, berarti orang Asgard sebenernya punya 2 Infinity Stones, satu Tesseract, dan satu lagi Soul Stone. Which, dua batu akik tidak boleh berdekatan, itu berbahaya!

Wakanda!

On the other hand, orang-orang yang bilang ada di Wakanda percaya itu belum ditunjukkin. Karena Soul Stone juga bermain ke daerah mistis, dan Wakanda itu technologically advanced place yang masih respect banget sama old cultures (if only culture doesn’t get eaten by technology… sigh), orang-orang percaya, Wakanda bisa peaceful hanya gara-gara Soul Stone ada di tempat yang hidden by government inside Wakanda.

Terus, Heart Shaped Herb ala Wakanda ini juga ngasih orang yang memakannya beberapa menit untuk mengalami kontak dengan jiwa-jiwa pemimpin yang sudah mati. Mungkin ini terjadi gara-gara Soul Stone yang menghubungkan realm jiwa dan reality.

Teori Soul Stone dimana ya… tebak-tebakan ya, ku tak yakin. Karena masih ada yang bilang itu ada di Ant Man, tepatnya realm Quantum-nya.

So… Infinity Stones?

Artikel ini mungkin ngasih headache dikit, tapi untuk lighten up thought, 12 jam yang lalu, baru saja ada tweet-an baru dari seseorang yang bekerja untuk Marvel, menjelaskan kenapa Infinity Stones ini source dari Infinite Power…

Liat saja infografis-nya ya… (it’s in English… btw)

In Conclusion

Okay, ini tulisan santai, tapi berbobot, kuharap tiada yang bingung mengenai wishlist Thanos untuk punya koleksi batu akik paling kece senusantara, tapi kurang lebih kalau mau di conclude…

Setiap batu adalah sebuah philosophical thought dari sesuatu yang ga mungkin bisa bertahan sendiri…

  • Apa artinya Mind tanpa Soul? Mungkin kamu pinter, tapi kalau kamu ga punya jiwa, maka kamu ga punya empati, dan terkesan heartless.
  • Apa artinya Soul tanpa Reality? Course, kamu orang yang faithful dan baik, tapi kalau kamu ga bisa look back onto what’s real, mungkin kamu akan lost, dan terlalu membela kepercayaanmu.
  • Apa artinya Reality tanpa Time? Serealistis-realistisnya orang, kalau dia tidak mau meluangkan waktu untuk mendefinisikan realita-nya itu (seberapa pahit reality itu), maka dia ga bakal bisa membuat dampak apa-apa ke realitas.
  • Apa artinya Time tanpa Space? Seberapa banyakpun waktu yang kita miliki, kalau kita distance ourself from others, maka… mungkin kamu lost in time, dan hilang dalam kesibukan dirimu sendiri.
  • Apa artinya Space tanpa Power? Well, mungkin kamu bisa dekat dengan orang lain, dan ga buat distance dari orang-orang… Tapi, kalau kamu ga punya kekuatan (be it political, or, physical), maka kamu mungkin dianggap ga ada nilainya sama orang-orang itu.
  • Apa artinya Power tanpa Mind? Itu berarti kamu orang yang bertindak semena-mena, dan punya power yang cukup banyak, tapi… kamu ga mau stop untuk berpikir tindakanmu akan affect orang lain atau gak…

Jadi, manusia itu kaya Infinity stones, kita ga mungkin bisa menjadi manusia yang baik sampai kita bisa mendekatkan diri kepada enam aspek ini, dan hanya punya satu dari enam ini masih mungkin ga sukses. Sama kaya semua Villain yang megang Infinity Stones sebelum Thanos… Cuma dengan satu, mereka gagal, karena mereka melupakan 5 value yang lain.

Makanya… ingatlah semua value yang menurutmu penting, dan balance it out…

Regardless, bye, and thanks for reading this long article.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *