Grammar Nazis: Misspelling

Grammar Nazis: Misspelling

Selamat datang! Serial Grammar Nazis ini adalah serial baru yang akan fokus ke beberapa struktur grammar dalam bahasa inggris. (FYI aku bukan Grammar Nazi, tetapi ini biar judulnya menarik doang)

Ketahui bahwa aku menulis serial ini untuk seorang teman yang bisa berbahasa inggris dengan cukup percaya diri, tetapi seringkali memiliki kesalahan grammatikal yang kecil. Ia meminta bantuanku yang menurutnya bahasa inggrisnya sudah bagus.

Nah, untuk kali pertama kita bertemu, artikelnya akan cukup singkat, membahas salah pengejaan. Salah pengejaan disini tetapi tidak akan masuk ke yang diciptakan oleh typo, tetapi lebih ke salah pengejaan yang orang-orang memang tidak mengerti.

Selamat menikmati!

(Dikarenakan aku memang melatih kemampuan berbahasa indonesia-ku yang kacau itu, Artikel ini akan ditulis dalam Bahasa Indonesia)

Kata-Kata tersering

(untuk di misspell, alias dieja dengan salah)

Ini akan aku masukkan 5 kata-kata yang temanku sering eja dengan salah di chat, tetapi juga yang aku sering eja dengan salah.

Conscious / Concious

Untuk kata ini, harus diakui memang banyak sekali orang membuat salah ejaan, biasanya orang-orang mengetik Concious, alih-alih Conscious. Memang sebenarnya kalau mau diperhatikan, biasanya salah ejaan terjadi kalau ada perbedaan cara pengucapan secara verbal. Dalam kasus ini, dikarenakan kemiripan suara pengucapan S dan Sc, banyak orang melupakan bahwa cara mengeja Conscious ini menggunakan S

(FYI, untuk kata ini aku juga kadang suka kelewatan. Untuk aku, kesalahan ini dikarenakan kalau sedang membaca cepat aku jadi melupakan huruf-huruf, tetapi membacanya kata per kata, dan dibunyikan saja, tanpa melihat ejaan. Alhasil jadi lupa)

Strength / Strenght

Aku berharap ini typo sebenarnya. Tetapi meski berkali-kali aku sudah berusaha mengingatkan temanku yang juga menjadi inspirasi serta meminta bantuan (tapi kujadikan artikel dan juga serial ) dengan bahasa inggrisnya. Ia tetap saja salah.

Jadi, masalah yang aku seringkali temukan adalah orang-orang mengeja kata ini dengan salah, posisi H dan T-nya tertukar. (kasus yang sama dengan Height, dan Heigth).

Secara pengucapan dan verbal pun, tidak akan banyak yang berubah jika Strength diubah dengan Strenght. Mungkin ini juga jadi sumber kesalahan yang sering.

Sekali lagi, masalahnya berada di pembanding imajiner seseorang dari dunia verbal, serta dunia penulisan. Hmm.

Pronunciation / Pronounciation

Oh tidak.

Kata ini sebenarnya kata yang terbilang ironis. Seringkali kutemukan orang yang membenarkan grammar seseorang, dengan bilang “Pronounciation-nya tuh begitu ya…”

Eh, ngomongnya Pronounciation. Padahal, Pronunciation itu yang betul. Malu kan kamu kalau sudah berusaha membenarkan orang tapi koreksinya salah. Di luar dari alasan pengejeaan yang salah, atau misspelling ini, ada yang terjadi bukan karena tertukarnya verbal dan literal, tetapi karena ada kata dasar.

Dalam kasus ini, kata dasarnya adalah Pronounce (verb). Tetapi, ketika menjadi noun atau kata benda, kata ini menjadi Pronunciation, Pronounce-nya hilang.

Orang-orang sering lupa bahwa Pronounce hilang dalam Pronunciation

Maintenance / Maintainance

Sekali lagi, masih dalam kategori kata dasar.

Maintenance adalah sebuan Noun, dan berasal dari kata dasar Maintain. Dan sama dengan Pronunciation, orang-orang mengira akan ada kata dasarnya juga.

Memang, cara penyebutan berbeda, dan kita bisa mengetahui kesalahan orang mengeja secara verbal dari kasus-kasus seperti ini, tetapi tetap saja, kata ini tidak seharusnya jadi salah.

Misspell / Mispell

Ini lucu. Dan hanya ditambahkan untuk alasan komedik.

Seperti cerita dalam aplikasi chatting (yang tidak akan disebutkan kecuali ingin memberikan pesan sponsor) ini

  • A: I don’t think that you’re supposed to do that
  • B: Why not? I mean, technically pirating books is illegal, but, everyone does it
  • A: It’s ilegal, that’s why you’re not supposed do that
  • B: Mispell, ilegal is Illegal in bahasa

Wah si B ini songong banget ya

  • A: Um… You just misspelled mispell

Cerita berakhir dengan si B malu, karena dia berusaha mengoreksi orang dan malahan dikoreksi. Itu hal yang sering, sekali lagi dikarenakan tidak ada perbedaan antara pengucapan dan juga penulisan jika penulisannya salah.

Kesimpulan

Artikel hari ini pendek saja, aku sedang membereskan Dante’s Inferno, dan (spoiler alert) buku itu membuat aku pusing tujuh galaksi.

Tetapi, untuk kesimpulan artikel hari ini akan sederhana. Bahasa Inggris dipenuhi dengan pola. Baik itu untuk ejaan, grammar, ataupun pengucapan. Jika kita mau memerhatikan dan menggunakan bahasa itu dengan sering, kita akan menyadari polanya.

Ketika pola itu bisa dibaca, seharusnya kemampuan berbahasa inggrismu akan membaik…

Sampai lain waktu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *