Dunia Quantum di Ant Man.

Dunia Quantum di Ant Man.

Dunia Quantum, atau Quantum Realm… Harus diakui, bahkan di dunia nyata pun, orang-orang masih pada tidak mengerti apa saja yang terjadi, atau dilakukan dalam Quantum Realm ini. Tapi, ada cukup banyak aspek yang bisa dimengerti mengenai dunia Quantum ini, serta juga… tentunya ada banyak (lebih banyak) properti yang kita belum bisa pahami.

Aku akan membahas ini dalam perspektif Fisika mendasar, serta juga, perspektif Marvel Cinematic Universe.

Membahas Dunia Quantum tentunya, besok, aku akan lakukan reportase harian sebagai peserta acara Nanoteens di ITB, jika ingin belajar lebih lanjut mengenai aplikasi (penerapan, bukan app) fisika quantum di dunia nyata, tunggulah besok malam 😉

Bagaimanapun juga, mari kita masuk ke dalam artikelnya, jangan lupa lepaskan regulator, agar kita bisa masuk ke dunia Quantum ini!

Fisika Quantum

Bagi yang belum tahu, dalam dunia fisika, sekarang sudah banyak sekali teori yang berusaha menggulingkan hukum-hukum fisika yang sudah ada sekarang. Menggulingkan disini tidak berarti merubah hukum-hukum yang sudah ada, seperti misalnya, gravitasi, elektromagnetisme, gaya lemah, gaya kuat, dan lain-lain.

Istilah yang lebih tepat adalah, memberikan perspektif, dan kondisi baru untuk hal-hal tersebut. Dan juga, harus diakui, fisika quantum sejauh ini cukup jelas jika membaca di sumber yang benar (jangan pernah baca di wikipedia untuk hal-hal seperti sains, kecuali kamu mencari sejarah dari hal tersebut, gunakanlah sumber lain).

Jadi, mungkin pembaca sudah tahu bahwa dunia quantum adalah dunia yang berada dalam kondisi subatomik. Terus kenapa emang kalau subatomik? Dikarenakan ukuran objek yang tidak sesuai dengan rasio partikel pada umumnya, ada hal-hal aneh terjadi.

Iya, hal-hal aneh terjadi, aku sudah tahu, udah nonton Ant-Man. Nah, yang perlu ditanyakan adalah, sebenarnya, apa yang terjadi dalam alam, atau dunia quantum ini?

Jadi, mari kita mulai dari seekor kucing yang menjadi korban kekerasan hewan, meskipun eksperimennya sendiri belum pernah dilakukan.

Schrödinger’s Cat

Kucing ini adalah kucing paling kasihan dalam sejarah sains. Jadi, begini, dalam fisika Quantum, hal paling mendasar yang perlu diketahui adalah bahwa sebuah benda selalu berubah propertinya. Selama masih dalam kondisi tersebut, sebuah benda bisa punya dua (atau lebih) properti yang sama.

Properti disini dimaksud seperti misalnya, besar dan kecil, hitam dan putih, apapun itu, dalam kondisi quantum, akan sangat memungkinkan untuk sebuah benda punya lebih dari satu ciri-ciri.

Nah, dalam kondisi Schrödinger ini, Kucing peliharaannya dimasukkan dalam kotak, dan kita disuruh menebak, apakah dia hidup, atau mati. Nyatanya, selama ia masih dalam status quantum, kucing itu tidak mati, ataupun hidup. Kucing itu berada dalam flux yang tidak akan beres sampai kita mengeluarkannya dari kondisi quantum tersebut.

(Intermezzo): Quantum Computing bukanlah sebuah komputer yang berada dalam ukuran quantum, melainkan sebuah komputer yang OS dan Hardware komputer tersebut didesain untuk menggunakan kedua biner 0 dan 1 disaat bersamaan. Kalau bingung, baca saja Quantum Computing, karena sejujurnya, aku pun tidak tahu sebelum aku baca sekitar 4-5 artikel. Kembali ke topik…

Sederhana kah Fisika Quantum ini? Mungkin tidak.

Fisikawan mempelajari dan berusaha melakukan simulasi ke apa saja yang bisa membuat quantum realm sangat spesial. Lucunya adalah, kita tidak bisa, dan kemungkinan tidak akan pernah bisa untuk mengamati dunia quantum ini secara penuh. Hukum fisika tidak berlaku disitu, jadi jika kita berusaha untuk mengamati serta memodif alam quantum, itu tidak akan mungkin sampai kita berada dalam dunia quantum itu sendiri.

Jadi, sebenarnya, apa faedahnya dari melakukan eksperimen ke dunia quantum?

Reader, coba mengingat sedikit, apa yang membuat Big Bang spesial? Apakah itu masuk akal? Dirasa tidak kan? Nah, tentunya, karena tidak mungkin untuk sebuah atom (yang pada saat sebelum ada apa-apa di alam semesta, sangat besar) tiba-tiba meledak menjadi sesuatu yang sebesar alam semesta kita sekarang.

Ada teori yang menyatakan bahwa dulunya dunia kita bahkan masih dibawah level atomik, melainkan hanya subatomik. Lalu, tiba-tiba, sebuah Partikel Quantum, dengan nama God Particle, atau Higgs Boson muncul. Karena banyaknya “dark matter” serta tidak stabilnya partikel tersebut, ia merubah diri terus menerus, sampai terciptalah aspek waktu, dan atom yang menciptakan Big Bang, tercipta.

Ya, kurang lebih, fisika quantum yang njelimet ini dipelajari untuk 4 tujuan utama…

  1. Mencari tahu apa yang menciptakan alam semesta kita
  2. Mencari tahu cara kerja alam semesta kita
  3. Menciptakan benda-benda yang membuat hidup manusia lebih mudah
  4. Mengetahui apa yang mungkin dilakukan di film Ant-Man and The Wasp

Jadi, karena aku belum mengerti cukup banyak untuk melakukan 1 dan 2, (meski 2 sudah aku pahami, dan oh tuhan, itu membingungkan) tidak punya lab untuk eksperimen nomor 3, langsung saja kita ke tujuan utama artikel ini… Nomor 4

Quantum Realm MCU

Masih bingung kah, mengenai alam quantum di MCU ini?

Kalau masih bingung, anda datang ke tempat yang… salah! Karena sejujurnya, aku juga masih bingung! (please, jangan pergi dulu, bukan berarti aku tidak mengerti seutuhnya itu berarti aku tidak mengerti sama sekali…)

Jadi begini, dalam MCU, ada satu hal yang pasti mengenai fisika alam quantum. Ia tidak dalam dimensi yang sama seperti Bumi MCU. Jadi, secara teknis, Ant-Man berada dalam universe berbeda dengan Avengers, dan juga Ant-Man telah sukses menciptakan dimensional travel!

Nah, tetapi, meskipun Quantum Realm berada di dimensi berbeda (sesudah dikonfirmasi Ancient One, guru dari Doctor Strange) kondisi dimensi tersebut masih perlu ditelusuri. Ini beberapa pertanyaan yang berusaha kucari tahu jawabannya…

  1. Apakah kita bisa loncat pindah dimensi untuk mengaksesnya? Ataukah, satu-satunya cara masuk ke Dimensi Quantum adalah dengan mengecil sampai subatomik?
  2. Jika ukuran dimensi quantum begitu kecil, apakah kejadian di dimensi quantum tidak ada artinya ke dunia nyata MCU?
  3. Apa yang terjadi dalam dimensi quantum MCU?

Sejujurnya, masih sangat-sangat membingungkan untuk bisa sukses memecahkan misteri alam quantum MCU, karena masih belum ada informasi lebih lanjut, hal terbaik dan tersimpel untuk bisa kita lakukan adalah dengan… umm, dengan menonton film Ant-Man and The Wasp…

Tetapi, jika kita ingin kreatif dan mencampuradukkan sedikit dari Fisika Dunia Nyata, Filsafat, serta Science Fiction… aku bisa menjawab (dengan teori) ketiga pertanyaan tersebut.

Perpindahan Dimensi Quantum?

Jadi begini, jika Dimensi Quantum adalah sebuah dimensi yang sepenuhnya terpisah dari dunia nyata, dan bukan bagian kecil dari dimensi tersebut, apakah mungkin sebenarnya wormhole untuk pindah antar dimensi berukuran kecil, tetapi ada di mana-mana? Makanya, begitu kita mengecil, kita hampir langsung terbuang ke dunia quantum.

Tetapi, jika dimensi quantum memang sekecil itu, apakah mungkin untuk seseorang membuka gerbang ke dimensi quantum melalui wormhole, atau mungkin melalui interdimensional travel seperti yang dilakukan oleh… Belum ada sih di MCU, tetapi, ada sebuah karakter Marvel bernama Jack of Hearts yang mampu melakukan itu. Gak, Mirror Dimension Doctor Strange gak dihitung, Dark Dimension punya Dormammu gak dihitung juga.

Secara teori fisika, kita bisa mengakses dunia quantum dengan cara melewati wormhole, dan seperti kusebut tadi, mungkin portal ke dunia quantum berada dimana-mana, tetapi ukurannya sangat-sangat-sangat kecil. Tetapi, jika seseorang bisa membuka portal ke dunia manapun, maka in theory, dia bisa masuk ke alam quantum tanpa mengecil.

Sejauh ini, tentunya belum ada jawaban pasti, tetapi jawabannya kurang lebih seperti ini…

  • Jika Dimensi Quantum Ant-Man terpisah dari Universe MCU…
    • Maka akan memungkinkan untuk pindah dari dimensi ini ke dimensi quantum dengan membuat sebuah portal
  • Jika Dimensi Quantum menyatu dengan Universe MCU, tetapi sangat-sangat kecil…
    • Maka, satu-satunya cara untuk mengaksesnya adalah dengan mengecil.

Aku yakin Ant-Man and the Wasp akan membahas dimensi quantum dengan detil, karena sudah dipastikan bahwa Janet Van Dyne, alias The Wasp yang jadul, akan bisa kabur dari alam quantum sesudah berusaha mematikan bom dengan lapisan Titanium.

Kejadian Dalam Dimensi Quantum?

Apakah kejadian dalam dimensi quantum akan canon?

Misalnya, jika seseorang tidak makan, ataupun mati, apakah dia bisa kabur dari dimensi quantum?

Untuk menjawab ini, kita perlu mengakses yang dinamakan… waktu.

Seperti disebut oleh Hank Pym, Dunia Quantum terlepas dari batasan ruang, ataupun batasan waktu, jika apa-apa, kita bahkan tidak tahu apapun yang benar-benar terjadi di dalam dunia quantum. Semuanya hanyalah batasan khayalan seseorang saja…

Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, karena umur aktor Janet Van Dyne sudah… tua. Aku sendiri yakin bahwa sebenarnya tidak ada apapun yang terjadi selama ia berada di dalam dunia quantum. Sudah secara spesifik disebut Hank Pym, yang menghabiskan kehidupan dewasanya untuk mempelajari dunia quantum, waktu dan ruang tidak ada pengaruhnya…

Tetapi, ada yang disebut dengan hukum relativitas.

Jika Janet tidak terpengaruh selama dalam dunia Quantum, maka, seharusnya, Janet tetap terkejar oleh waktu sendiri, ketika ia kembali dalam kondisi dunia yang nyata.

Aku masih kurang yakin apakah kejadian seperti perang dalam dunia quantum akan membunuh seseorang, atau misalnya seseorang kehabisan oksigen dalam dunia quantum, tetapi, umm… Ini hanya akan membuat seseorang lebih lebih bingung lagi.

Aku yakin fisikanya entar akan dijelaskan Hank Pym dengan cara membingungkan, dan jika pembaca/penonton bingung, subscribe, dan tunggu artikel sesudah film ant-man! 😉

Apa yang terjadi dalam dimensi quantum?

Jawabannya sederhana…

Tidak tahu.

Sebatas pengetahuan kita, jika kita mengecil ke level subatomik, kita tidak bisa bernafas, karena ukuran atom oksigen sebesar 8 atom, dan, jika oksigen tidak ikut mengecil saat Scott Lang mengecil, itu akan membingungkan.

Lalu, kita akan masuk ke sains dimana, Scott Lang sendiri… umm…. masuk ke alam quantum… Kita tidak mendapat bentuk dari alam quantum itu sendiri. Hanya beribu-ribu bentuk yang membingungkan.

Jadi, aku hanya akan menjawab, tunggu saja artikel berikutnya!

Kesimpulan

Ant-man adalah film yang sangat bagus untuk belajar fisika quantum.

Tetapi tentunya, jangan lupa untuk cross reference yang nyata dan yang tidak ya… Jangan termakan hasutan, karena tidak semua hal yang MCU katakan itu benar. 🙂

Juga, jangan lupa untuk tidak percaya sama hoax, dan sampai lain waktu 😀

P.S. aku masih menunggu komentar, saran untuk nama serial yang membahas MCU, atau DCEU

P.P.S. Upload pic wordpress error 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *