Codenames Duet: Belajar Vocabulary Melalui Game

Codenames Duet: Belajar Vocabulary Melalui Game

Review dari board game baru beli ini… Codenames Duet.

Sekilas, board game ini, terbilang meh… karena sebenernya dia cuman beberapa set angka dan kata yang semacam generated by teknik mengocok kita, dan sebenernya dia sangat rely ke human interaction… Sekilas, jika kita ga mau ngikutin cerita dari board game-nya sendiri, it’s a boring game… tapi gak kok, cerita di board game-nya membuat ini lebih menarik…

Tetapi, harus diakui, dia super seru game-nya, dan meski keodongan, dan kelemahan dari diriku sendiri sebagai pemain, tetep, game coop ini super cocok untuk mengisi waktu kosong 15-30 menit yang kamu punya itu, tapi gak tahu mau dipakai apa.

Regardless, langsung aja direview deh board game ini.

Sekilas Codenames Duet

Board Game ini adalah spin off dari Codenames original buatan Vladimir Chvatil. Dimana jika Codenames adalah team game yang idealnya dimainkan berenam, Codenames Duet ini bisa digunakan berdua, karena dia bukan game kompetitif melainkan cooperative.

Tentunya dari namanya, Codenames Duet ini cocok untuk dipakai ngedate, karena emang dia mainly di design untuk dimainkan berdua saja. (CIEEEEE berduaan) Tetapi, Duet ini masih bisa dimainkan oleh berapapun orang, dalam sebuah tim.

Duet ini masih dibuat oleh Czech Games, yang juga membuat board game beken lainnya, Through The Ages, yang butuh 12 jam untuk sebuah 4 player game, Adrenaline, yaitu semacam simulasi Third Person Shooter dalam board game, dan tentunya Original Codenames, yang udah keluar versi bahasa Indonesia-nya πŸ˜€ .

Duet ini didesain oleh desainer Codenames original-nya, Vladimir (or Vlaada) Chvatil, dan juga dengan bantuan temannya, Scot Eaton.

Story and How to Play

“Bro, ini gimana nih” tutur Code, seorang agen yang kurang beruntung…

“Aduh, gak tahu deh, gimana bisa coba, kita sebagai agen nyangkut di tempat umum kaya gini” Jawab partner agennya dia, Names.

“Ya udahlah, nasib.. terpaksa kita nemuin temen-temen kita. Waktu kita makin nipis lho, toh kita udah tahu daftar kode yang mungkin mereka pake”.

“Semoga aja kita gak ngomong ke si assassin, yang ada kita dibunuh bro…”

“Alah, kita kan agen, bisa lah pokoknya”.

Jadi, sekilas, ceritanya kita dan pasangan kita adalah agen rahasia yang mesti ngumpulin 11 teman agen kita, tanpa gak sengaja ketemu sama Assassin. Sounds simple enough right? Welp, umm… yah sekarang kita masuk ke how to play, dan gak, sebenernya sedikit… tricky

Step 1, kocok beberapa, like a lot in fact dari kartu yang ada di board, dan tata dalam bentuk seperti ini, 5 X 5… By the way satu kata itu dua sisi, dan sekali prep bisa buat dua kali main.

Nah, beres menata, ambil salah satu code card yang ada… dan cobalah bandingkan data yang ada di code card dengan chart di halaman ini. FYI, pastikan pasanganmu tidak melihat codecard sisimu, karena itu akan memaksamu mengganti code card.

Pasang code card seperti ini… Dan boleh dirotate kanan kiri, tapi jangan diputar depan belakang.

Di gambar itu, ada 3 warna, hijau, putih dan hitam. Untuk yang hijau berarti codename dan kata-kata yang benar, alias agen temanmu. Untuk yang hitam berarti si Assassin, alias kalau kamu deketin tuh assassin, bukan cuma patah hati, tapi bener-bener mati. Untuk yang putih itu, hanya orang awam yang reaksinya adalah… “Ni orang bilang apa sih?”.

Nah, jadi gimana… Apa yang dimaksud dengan codenames?

Bandingkan kata-kata dan chart yang sudah ada… Cari sebuah kata atau frasa yang berwarna hijau agar pasanganmu bisa korelasikan si kata itu dengan misalnya, dengan kata diatas, aku kepikiran “KAY! Guitar, Record, dan Country, kayanya cocok buat clue music nih”. Jadi aku bilang ke pasanganku, “Music” dan juga sebuah angka dari 1 -3, yang berupa jumlah codename yang bisa ditemukan dari clue disitu… Alhasil, pasanganku menebak ketiganya dengan benar, karena yaaay!

Nah, sesudah sukses… silahkan tutup seperti ini…

Tutuplah dengan agen berwarna hijau… Terus kalau si pasangan kita nebak yang warnanya hitam gimana? Yah, kamu langsung kalah dan mesti beres-beres dari awal, lalu mengulang, karena HORE! Game Coop! Kalau gak semua menang, semua kalah.

Tapi kalau pasangan kita nebak putih… nah…

Di atas itu ada chip waktu yang berwarna hijau? Setiap kali memberikan clue, salah satu chip hijau itu dibalik, menandakan berkurangya waktu kita, menjadi muka seorang… yah intinya itu penanda waktu saja… Kalau ada yang salah menebak, tapi bukan warna hitam, maka salah satu penanda hijau itu dipasang seperti di foto atasnya… Sebagai warna putih. Dan itu juga berarti waktunya berkurang satu.

Kita kalah juga kalau waktu, alias chip warna hijau habis… Jadi yaay, game coop! πŸ™‚

Oh dan catatan, code card hanya berlaku dari sisi si pemberi clue, dan jika penjawab memiliki warna hitam untuk codename di clue atas pasangannya, maka… aman dan salah satu warna hitamnya tertutupi.

Tips mendasar: Cari sinonim dan putar definisi semua kata yang ada di chart, dan juga jangan kasih clue kalau di code card kamu warnanya hitam, meski clue itu efisien, kalau ada warna hitamnya cari clue lain… daripada kalah.

Also, kamu dan pasanganmu menang jika chip hijau habis!

Good luck πŸ˜€ Cause… It’s hard… πŸ™

Sekarang baru kita review!

Review:

Review pendek dari Codenames, baik hal + nya dan – nya

Memanfaatkan Waktu Luang

Tentunya, Codenames, baik dari versi original dan yang duet ini super cocok untuk waktu luang 15-20 menitan, karena dengan prep dan juga bermain waktu yang akan terkonsumsi sama kok kaya satu match Mobile Legends. Bedanya yang satu mengajarkan kita perbendaharaan kata!

Selain itu, game kilat ini cocok juga untuk orang yang gabut, karena meski dia mikir, mikirnya codenames ini gak terlalu “banyak”, dan dia bisa menjadi semacam vitamin anti gabut. Karena berusaha connect the dots antara satu dan dua hal itu biasanya membuat orang yang gak mau mikir jadi mau mikir πŸ˜€ .

Dan sejujurnya short playtime, dengan real thinking yang ada di Codenames ini bisa berarti dia akan memanfaatkan waktu luang dan nyantainya kita buat komunikasi dan nambah-nambah vocab.

Communicate

Komunikasi itu super penting di game kayak codenames gini, dan sejujurnya akan jauh lebih mudah jika kita mengenal karakter seseorang yang menjadi pasangan kita… Kenapa? Well, semakin sering kita ngobrol sama orang, semakin gampang juga kita tahu kalau orang ngomong record, maksud dia record teh apa musik, merekam, atau record kriminal?

Nah informasi kecil yang didapat melalui komunikasi ini yang bisa merubah dan juga diterapkan di Codenames. Sebenernya pas mainnya karena gak boleh ngomong diluar clue, dia gak terlalu cocok untuk digunakan sebagai metode komunikasi, tapi, main Codenames Duet ini jauh lebih mudah dengan orang yang kamu kenal.

Jadi, sebenernya ini poin plus, karena melalui Codenames Duet kita akan makin “kenal” sama seseorang, dan diluar main, kalau orangnya kepo-an, juga akan membuatmu makin mau kenal sama seseorang…

Artwork Menarik

Refer to this pic and just trust me…

Artwork orang awam, atau bystander-nya tentunya cocok, mulai dari snowman, board game geek, dan juga pizza delivery guy…

Untuk artwork agent, dari kanan atas ke kiri, terus turun… Patrick Stewart, Will Smith, Halle Berry, Jennifer Lawrence (I guess), Helen Mirren, and Jason Statham…

Yeah, dia rada resemble beberapa aktor yang mungkin pernah jadi agent di sebuah film… Not so sure…

Kurang Cocok Untuk Party Game

Yah sayangnya, Codenames Duet ini cocok untuk 6 orang kebawah, dan paling fun kalau berdua sebenernya. Game-nya memang dedesain untuk sedikitan, dan untuk orang yang hanya main board game berdua…

Begitu banyakan aja dikit jumlah pemainnya, misalnya 6, 8, 10, 12, akan jauh lebih Ideal dengan Codenames Original, dan untuk itu, game-nya competitive, jadi gak bisa semua senang…

Word Knowledge Reliant

Dia super rely ke pengetahuan kata dan vocabulary…. Ya, ini hal bagus sebenernya, tapi kalau kamu gak mau overthink dan kurang knowledgeable bahasa Inggrisnya, maka ya… Akan kesusahan.

Aku gak yakin apakah ini hal positif ataupun negatif, tetapi memang ada board game yang bener-bener rely ke skill kita di dunia nyata. Dan yah, sayangnya codenames merupakan salah satunya.

Sejujurnya tidak disarankan membeli Codenames Duet kalau…

  • A) Males belajar bahasa inggris (silahkan beli Codenames biasa sajah, sudah keluar versi Bahasa Indonesia)
  • B) Gak mau expand vocabulary (silahkan tumbuhkan niat expansion vocab dulu)
  • C) Gak punya temen main (silahkan cari teman main dulu, atau pacar, toh mainnya bisa berdua)
  • D) Kompetitif, dan kepengen menang (silahkan main board game kompetitif)

Jadi ya, selain 4 alasan itu, Codenames Duet ini compact,  fun dan super playable

In Conclusion

Enjoy playing board games!

Seriusan segitu aja… aku tak punya conclusion lain…

Until next time πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *