Bumblebee: Seberapa Baguskah Film Ini?

Bumblebee: Seberapa Baguskah Film Ini?

Ya, Bumblebee bukan film yang aku harapkan untuk tonton sesegera mungkin sesudah film tersebut keluar. Tetapi bukan juga film yang aku tidak akan tonton. (aku hanya berpikir film ini pantas ditonton setelah ia mendapat 93% di Rotten Tomatoes, meski nilai IMDB-nya jelek)

Jadi, bagaimanapun juga, aku ingin membandingkan serta menilai, apakah Bumblebee merupakan film yang memang bagus? Atau ia hanya bagus karena di sebelah kanan dan kirinya, ada film yang jauh lebih buruk.

Boom, Boom, Boom, Dalam Angka

Terima kasih! Siapapun yang memutuskan untuk tidak memberikan Michael Bay peran sebagai sutradara di film ini. Jika Michael Bay menjadi sutradara, dan bukan sebatas produser, film ini akan menjadi film yang tidak akan kutonton sebagus apapun naskahnya, atau rating-nya, karena aku tahu, setiap 10 detik, akan ada sebuah BOOM! BOOM!

Bagaimanapun juga, keputusan terbaik dalam film ini ada di pemilihan sutradara. Not Michael Bay. Sepertinya itu satu-satunya solusi untuk menambal bolong-bolong yang ada pada rating film-film Transformers sebelumnya. Budget juga dipotong, dan berada di angka relatif kecil (terutama mengingat butuhnya helikopter untuk diledakkan, mobil, dan juga CGI), karena Michael Bay masih berperan sebagai produser, dan jika ada leeway budget terlalu banyak… Ya, akan ada Boom-boom di sana dan di sini, sehingga inti utama dari film akan mudah terlupakan.

Sejujurnya, menurutku pemotongan budget drastis ini adalah keputusan yang baik selama Michael Bay masih berada dan berperan dalam proses pembuatan film.

Sebagai perbandingan

  • Transformers, 57% Rotten Tomatoes, 147 Juta dollar Budget, 325 juta dollar box office, 208 ledakan.
  • Transformers 2, 19% Rotten Tomatoes, 207 juta dollar Budget, 618 juta dollar box office, 276 ledakan.
  • Transformers 3, 28% Rotten Tomatoes, 196 juta dollar Budget, 1.123 juta dollar box office, dan… Wait for it… 357 ledakan.
  • Bumblebee, pada sisi lain. 93% Rotten Tomatoes, 100 juta dollar Budget, 305 juta dollar Box Office (and still kind of growing), dan hanya 93 ledakan.

Jadi, semakin banyak ledakan, semakin banyak penghasilan, dan semakin jelek rating. Oke, film ketiga merupakan sedikit pengecualian. Tetapi rating 28% tetap sampah.

Spinoff ini bermanfaat untuk merubah stigma orang-orang pada franchise film yang mendekati mati untuk orang-orang yang memang suka film dan tidak hanya menontonnya demi menonton film tersebut.

Naskah

Oke, aku bukan orang yang 100% menyukai naskah Bumblebee, tetapi… Jika kita membandingkan naskah film tersebut dengan film Transformers lainnya, aku tidak bisa berkata-kata lebih lanjut. Dasarnya, tidak ada opsi yang lebih baik untuk gaya penulisan naskah yang dilakukan oleh Bumblebee.

Gaya ini juga perlu diikuti oleh film Transformers lainnya.

Kasarnya, aku cukup menuliskan pros and cons-nya saja.

Pros:

  • Naskah ini tidak dihina oleh penulisnnya sendiri, ataupun sutradaranya
    • Bay pernah menghina karakter ciptaannya secara terbuka dalam interview mengenai film Transformers yang keempat
  • Naskah ini punya jalan cerita yang jelas, dan tiap adegannya berkorelasi
  • Banyak lelucon dan pesan-pesan yang bermakna. Lucu disini bukan karena kejadian konyol seperti seorang satpam yang menyetrum dirinya sendiri pada film kedua (aku tidak ingat film keberapa, namun tetap, itu terjadi).
  • Referensi pop culture yang cukup bagus.
  • Film ini slow-paced. Tolong, lakukan ini lagi, setidaknya kesempatan merusak film action slow pace tidak semudah merusak film fast paced. Korelasi akan jauh lebih mudah jika film beralur dengan lambat.

Cons:

  • Mungkin sedikit terlalu banyak referensi yang dilemparkan mengenai zaman si film itu sendiri. Feel bahwa kejadian film ini terjadi pada tahun 80-an hanya terasa dari referensi di naskah, dan sedikit kurang di penyutradaraan.

Adegan Action

Yeay. Adegan action di film ini jauh dari sampah. Tidak ada lagi seorang manusia yang melakukan tindakan bodoh dan secara magis membunuh robot raksasa. Tidak ada lagi boom-boom yang merusak arus film dan adegan tersebut karena ledakan ditembak dari 5 sudut berbeda.

Kembali lagi ke Pros and Cons.

Pros:

  • Akhirnya, adegan action mempunyai makna, dan masih masuk akal.
  • Adegan action tidak membosankan.
  • Tidak ada banyak ledakan! ๐Ÿ˜€

Cons:

  • Tidak ada banyak ledakan… ๐Ÿ™
    • Nggak, sih, sebenarnya satu-satunya hal yang membuatku merasa senang ketika ada banyak ledakan, adalah tertawa ketika ledakan tersebut begitu lebay dan ditembak dari 5 sudut berbeda. Ini memberikan aku komedi di naskah yang begitu serius tapi garing.

Setting dan Tokoh-Tokoh

Aku belum lama membaca beberapa orang menolak film-film Michael Bay karena tokoh-tokoh di film tersebut dibuat sesuai dengan stereotip, tetapi di frame dari sudut pandang negatif.

Hence, adanya cewek yang di oversexualize, hippie yang hobinya mabuk melulu, rich bad guy yang tahu-tahu jadi baik, atau rich bad guy yang tahu-tahu mati karena melakukan hal bodoh. Oh iya, jangan buat aku masuk ke ilmuwan yang selalu gila dan kekeuh ke seorang jendral yang gak pernah mau mendengar, atau tokoh utama yang dulunya screw-up lalu jadi menemukan jati diri karena… Yeah, you get me already.

Meskipun aku tidak sepenuhnya setuju ke membuat tokoh yang 100% berlawanan dengan stereotip, atau dengan tujuan empowerment demi mengikuti sebuah gerakan, perubahan kecil ini enak dilihat.

Setting juga cukup cocok, meski ada sedikit keluhan mengenai naskah tadi.

Pros:

  • Tokoh yang kuat, dan tidak sepenuhnya mengikuti stereotip.
  • Persahabatan dan pembuatan karakter yang sesuai, termasuk perubahan jati diri dalam karakter.
  • Setting 80-an dengan bantuan musik, sebenarnya cukup menyenangkan.
  • Tokoh tidak akan dihina atau dijadikan bahan bercandaan oleh penciptanya lagi. Phew.

Cons:

  • Melihat Michael Bay menerima interview dan menghina tokoh ciptaannya sendiri. Aku tidak akan pernah melihat ini lagi. ๐Ÿ™ NOOOOOOO!

Kesimpulan

Untuk menyimpulkan, apakah Bumblebee sebagus itu?

Sejujurnya, kurasa rating di atas 90% pada Rotten Tomatoes, seperti yang didapat Wonder Woman, atau film-film yang telah menjadi classic tidak pantas diberikan untuk Bumblebee.

Namun, sekali lagi, film ini adalah franchise Transformers, dan perubahan drastis yang perlu kita ingat, film ini fokus ke persahabatan bukan ledakan dan tonjok-tonjokan, disutradrai oleh Travis Knight, standar harapan kita bagi film akan jelas turun. Kurasa, wajar jika ia mendapat rating tinggi.

Namun, jika Bumblebee keluar duluan, dan bukan spinoff atau last resort untuk mengganti serta memberikan film Transformers sudut pandang cerita, kurasa ia akan hanya mendapat nilai yang mirip-mirip dengan Aquaman.

Sampai lain waktu! Don’t end this movie in a bang.

Post Script.

Michael Bay mungkin sedang membuat surat, atau sedang memulai rapat. Alasan rapat? Oh iya, kurangnya ledakan mengurangi uang yang dihasilkan film ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *