[Azriel’s Late Post] Devcember

[Azriel’s Late Post] Devcember

Seri Azriel’s Late Post ini adalah kumpulan tulisan yang dibuat sebelum laman dikakipelangi ini diluncurkan, dan ditulis selama periode 2015 – 2017. Selamat menikmati 🙂

 

 

Pada tanggal 17 Desember kemarin, aku pergi ke Co&Co Workshare untuk acara Devcember 2016. Devcember adalah sebuah event tahunan di Co&Co pada setiap bulan desember dimana developer bandung pada level skill apapun boleh sharing hasil development mereka.

Pada Devcember, acara di bagi-bagi per “bar”, dan memiliki jadwal sharing masing-masing. Semua orang yang melakukan sharing disebut dengan bartender. Setiap bartender sharing materi berbeda-beda sesuai keahlian mereka. Bartender termuda adalah mahasiswa kuliah lho.

Meski pada akhirnya aku tidak ikut yang Google Polymer dan Firebase Account Management karena mereka telat dan jadi bentrok dengan acara lain yang aku lebih prioritaskan.

 

Aku memulai Devcember dengan sharing mengenai programming with rust… Aku sayangnya tidak mengingat banyak mengenai bahasa open source ini selain fakta bahwa dia versatile dan dapat menggunakan logic external. Selain itu, Rust juga cocok untuk logic building karena dia bisa import ataupun export ke banyak bahasa. Setelah acara ini selesai aku langsung makan siang sambil menunggu Tante Chika datang…

Sesudah aku makan siang, aku kembali lagi ke Co&Co dan menunggu Tante Chika yang kebetulan mengisi materi enkripsi di Python ini. Aku sudah pernah melakukan ini sebelumnya bersama Tante Chika di ProcodeCG. Tapi aku tetap ikut untuk menonton Tante Chika. Enkripsi adalah proses untuk “menutupi” konten yang ada di sebuah teks. Biasanya Enkripsi digunakan dengan memajukan atau memundurkan huruf-huruf beberapa alfabet. Misalnya,

Text dienkripsi: Azriel Ganteng

Kunci: +1

Hasil enkripsi: Basjfm Hboufoh

Kurang lebih seperti itu. Untuk mendekripsi itu cukup mengubah kunci menjadi -1 dan memasukkan hasil enkripsi menjadi text dienkripsi. Tante Chika juga menceritakan ProCodeCG dan kegiatannya, dan bagaimana ProCode bisa sebesar sekarang. Aku yang ada disitu juga ditunjuk Tante Chika sebagai kapten dan salah satu member paling lama.

Aku diam di Bar 3 dan bertemu dengan Kak Arief yang sharing Google Assistant. Google Assistant adalah sebuah tool dengan built in AI untuk memproses word by word response dari kita. Menurutku ini hanyalah sebuah bonus entertainment saja. Tetapi aku pun mengerti bahwa Google Assistant lucu dan cukup bagus karena jika diprogram dengan benar bisa menghasilkan teman virtual. Menurut Babah Google Assistant hanyalah metode untuk Google memonitor kehidupan sehari-hari kita. Kalau bertanya ke aku sih… Aku kurang setuju karena meski Google melanggar privacy orang, Google juga memberikan kita banyak hal seperti Search Engine yang up to date, OS Smartphone paling banyak dipakai yang open source, dan banyak development tool yang open source. Tetapi ya ini hanya menurutku saja sih. Dan kita sudah sedikit off topic jadi kembali ke topic utama…

Berikutnya aku ke acara terakhir Devcember ini dan aku bertemu Kak Ibnu Sina dari GITS… Spoiler Alert: (kalau baca yang ini duluan) Aku bertemu Kak Ibnu beberapa kali sesudah ini… Kak Ibnu menceritakan mengenai Data Binding di Android… Data Binding adalah proses update data yang real time dan efektif menurutku. Data Binding juga merupakan metode memberi kehidupan yang unik untuk sebuah aplikasi karena, programming disini hanya dilakukan di layout dan string, dan tidak butuh logic dari Java. Data binding secara singkat adalah memasukkan data dari OS, dan mengupdatenya dari aplikasi. Ini tidak butuh banyak logic java karena bersifat internal. Aku pada akhirnya memakai ilmu ini di aplikasi yang belum kurilis, tetapi sudah ada… Yaitu Timer Earth Hour… Hore ada ilmu terpakai dari workshop ini…

Sesudah Kak Ibnu selesai aku pun langsung mengambil makan malam yang ada extra stok kelebihan untuk para bartender dan panitia. Aku pun langsung pulang dan aku naik angkot untuk ketemu babah bubi.

 

Personal Thoughts:

Aku senang bisa ikut Devcember, dan aku sangat senang karena ini adalah salah satu saat dimana aku dapat memanfaatkan ilmu dari sharing ini, aku juga senang bisa bertemu CEO dari Gits (Kak Ibnu) untuk ke 2 kalinya. Mungkin aku akan bertemu Kak Ibnu lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *